Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan tren penguatan pada perdagangan Senin, 10 Agustus 2026, setelah mencatatkan kenaikan solid sebesar 1,04 persen pada sesi sebelumnya.
Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, menyatakan pergerakan positif tersebut ditopang oleh aktivitas investor asing yang kembali memburu saham domestik dengan catatan net buy sekitar Rp917 miliar.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSejumlah emiten besar menjadi sasaran utama akumulasi asing, termasuk BBRI, TPIA, ANTM, TINS, hingga BREN, yang memperkuat keyakinan bahwa pasar modal memiliki ruang gerak positif.
Berdasarkan analisis teknikal, BNI Sekuritas memperkirakan level support IHSG berada pada kisaran 6.320 sampai 6.370, sementara area resistance berada pada level 6.440 hingga 6.520.
Enam Saham Pilihan Trading Idea BNI Sekuritas
Selain memberikan proyeksi indeks, Fanny turut membagikan enam saham pilihan melalui strategi trading idea yang dapat dicermati para pelaku pasar di bursa.
Enam emiten tersebut meliputi BMTR, TINS, DSSA, EMAS, RAJA, dan MLPL dengan berbagai rekomendasi strategi pembelian serta batasan risiko yang terukur.
Sebagian besar saham menggunakan strategi speculative buy, sementara saham MLPL menggunakan pendekatan buy if break apabila berhasil menembus level harga tertentu.
BNI Sekuritas mengingatkan investor agar tetap mencermati kondisi pasar serta profil risiko masing-masing sebelum mengambil keputusan transaksi di bursa.