Mobil listrik Mercedes-Benz EQS terbukti memberikan kenyamanan luar biasa saat diuji coba dari kursi penumpang belakang di Tokyo. Berdasarkan laporan dari analisis Kabayan News, pengamatan langsung setelah penerbangan panjang menunjukkan bahwa kendaraan ramah lingkungan ini sangat cocok diandalkan sebagai limosin mewah.
Jurnalis otomotif Peter Lyon bersama rekannya memutuskan memesan layanan transfer bandara menggunakan Seattle Black Limo sepulang dari Australia. Mereka memilih merasakan langsung performa kursi belakang dari sedan listrik mewah tersebut untuk perjalanan menuju kawasan Imperial Hotel di Tokyo.
Kendaraan premium ini memiliki dimensi panjang mencapai 205,4 inci dengan jarak sumbu roda melebihi 126 inci yang memberikan ruang kaki lebih dari 40 inci. Keleluasaan tersebut memberikan pengalaman berkendara sangat terapeutik setelah menempuh sembilan jam penerbangan tanpa terganggu suara mesin konvensional.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBerdasarkan data teknis, mobil seberat lebih dari 5.600 pon ini ditenagai motor listrik berkekuatan sekitar 443 tenaga kuda yang sanggup berakselerasi dari nol hingga 60 mph dalam waktu 4,4 detik. Posisi baterai besar berkapasitas 118 kWh yang diletakkan rendah pada sasis membuat kendaraan tetap stabil serta minim getaran saat melibas jalan tol.
Pengamatan Kabayan News menyimpulkan bahwa keunggulan operasional tanpa suara dan respons instan menjadikan kendaraan listrik sebagai pilihan ideal untuk layanan transportasi eksekutif. Kenyamanan tingkat tinggi serta kesunyian kabin membuktikan bahwa era elektrifikasi menghadirkan standar baru dalam industri limosin mewah.