Jude Bellingham diproyeksikan untuk mengulang rekam jejak sukses Frank Lampard di bawah arahan pelatih Jose Mourinho bersama klub raksasa Real Madrid. Gelandang berusia 23 tahun tersebut diharapkan mampu kembali menemukan ketajamannya untuk mencetak double figures gol di lini tengah.
Musim debut Jude Bellingham di Santiago Bernabeu pada 2023 diwarnai torehan 23 gol yang membawa tim meraih gelar La Liga dan Champions League. Penurunan produktivitas sempat terjadi pada musim lalu akibat masalah cedera dengan koleksi 8 gol, namun ia tetap subur dengan mencetak 7 gol di Piala Dunia 2026.
Mantan gelandang Real Madrid Steve McManaman menilai perubahan taktik dengan hadirnya Kylian Mbappe turut memengaruhi peran Bellingham di lapangan. Penempatan posisi lini depan yang melibatkan Vini Junior serta Yan Diomande akan menjadi tantangan tersendiri bagi Jose Mourinho dalam meracik taktik.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKarakteristik permainan high energy dan kemampuan melakukan late runs ke kotak penalti menjadi modal utama bagi Bellingham musim ini. Real Madrid sangat membutuhkan kontribusi gol sang gelandang guna merebut kembali takhta juara domestik dari Barcelona serta memburu trofi Eropa ke-16.
Tantangan Taktik Jose Mourinho di Real Madrid
Kerja sama antara Jude Bellingham dan Jose Mourinho di Real Madrid memunculkan pertanyaan besar mengenai pembagian peran lini serang tim. Keberadaan pemain bintang seperti Kylian Mbappe dan Vini Junior yang menyukai area sayap kiri menuntut penyesuaian strategi dari sang pelatih.
"Saya pikir dia melakukannya pada tahun pertamanya, namun waktu yang akan menjawab karena tahun lalu ia sedikit lebih ke dalam dan kesulitan mencetak gol," ujar McManaman.
"Dengan masuknya Kylian, peran Jude berubah, dan kita harus melihat apakah Jose ingin memainkan formasi tersebut musim ini untuk memberi ruang lini depan," tambahnya.
Komposisi lini depan Real Madrid yang tidak diisi oleh penyerang murni murni membuat kehadiran gelandang penjelajah seperti Bellingham menjadi krusial. Umpan silang dari sisi lapangan memerlukan pemain yang sigap menyambut bola di kotak penalti demi memaksimalkan peluang gol.