Warga Desa Banyusri, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali, dikejutkan oleh insiden kebakaran yang melanda sebuah rumah di Dukuh Ngawen. Suasana malam yang tenang mendadak riuh setelah sekelompok anak-anak yang sedang bermain melihat kobaran api dan berteriak meminta tolong.
Teriakan tersebut langsung memancing reaksi cepat dari warga sekitar yang berhamburan keluar rumah. Dengan peralatan seadanya, warga sempat berupaya memadamkan si jago merah secara manual sambil menunggu kedatangan tim pemadam kebakaran ke lokasi kejadian.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePetugas gabungan dari Pos Damkar Wonosegoro, Pos Damkar Klego, kepolisian, TNI, serta unsur perangkat desa langsung dikerahkan ke tempat kejadian perkara. Sebanyak dua unit armada pemadam dikerahkan guna menjinakkan api agar tidak merembet ke bangunan warga lainnya.
Setelah berjibaku selama kurang lebih dua jam, petugas akhirnya berhasil memadamkan seluruh titik api. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut karena rumah sedang dalam keadaan kosong ditinggal pemiliknya.
Dugaan Penyebab dan Imbauan Kewaspadaan Warga
Berdasarkan hasil investigasi awal di lapangan, insiden kebakaran ini diduga kuat dipicu oleh kelalaian penghuni rumah. Pemilik rumah dilaporkan lupa mematikan lilin yang menyala sebelum pergi berkunjung ke kediaman anaknya.
"Penyebabnya karena menyalakan lilin di rumah yang ditinggal ke rumah anaknya," ujar Kabid Damkar Satpol PP Boyolali Supriyono memberikan keterangan resmi terkait peristiwa tersebut.
Meskipun api berhasil dipadamkan total sekitar pukul 21.15 WIB, bangunan rumah mengalami kerusakan yang cukup parah. Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan pendataan mendetail untuk menghitung total kerugian materiil yang diderita oleh korban.
Pihak pemadam kebakaran kembali mengingatkan masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran. Warga diimbau untuk tidak meninggalkan sumber api aktif seperti lilin atau kompor tanpa pengawasan demi keselamatan bersama.