Sebagaimana diwartakan oleh media Denmark B.T., pemerintah setempat berencana melakukan perubahan signifikan dalam draf rancangan undang-undang terkait perizinan tinggal bagi warga asing. Kebijakan tersebut secara khusus menyoroti pengungsi asal Ukraina yang berasal dari wilayah dengan tingkat eskalasi konflik yang relatif rendah.
Mengutip laporan dari Udlændinge- og Integrationsministeriet, kebijakan pembatasan ini dirancang untuk menyaring permohonan agar tidak semua warga negara Ukraina secara otomatis memperoleh fasilitas perlindungan khusus. Berdasarkan keterangan resmi kementerian, aturan baru ini nantinya akan mencakup individu yang datang dari 14 region spesifik di Ukraina.
Menteri Udlændinge- og Integrationsministeriet, Morten Bødskov, menegaskan bahwa langkah ini diambil guna mengatasi tantangan di tingkat lokal. Sebagaimana diberitakan oleh media, sejumlah pemerintah kota mulai mengalami kewalahan dalam menyediakan fasilitas hunian serta mengintegrasikan gelombang kedatangan pengungsi yang jumlahnya telah mencapai puluhan ribu jiwa.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSelain pengetatan izin tinggal, pemerintah juga berencana menghapus pengecualian kewajiban bekerja bagi para pencari suaka yang selama ini menerima bantuan tunai sosial. Kebijakan serupa sebelumnya juga telah diadopsi oleh negara-negara Eropa lainnya seperti Norwegia dan Swiss, yang turut memperketat regulasi masuk bagi warga dari zona konflik tertentu.