Di saat kebanyakan orang merencanakan hidup dengan jadwal dan tujuan yang pasti, Ana Fontana dan Sergio Huczek atau yang akrab disapa Totti justru memilih untuk merangkul ketidakpastian. Sebagaimana diberitakan oleh media, kisah cinta mereka bermula pada Maret 2020 ketika pandemi COVID-19 melumpuhkan berbagai aktivitas di seluruh dunia.
Saat itu, Totti tengah menjelajahi Argentina menggunakan sebuah van Volkswagen kuning buatan tahun 1984 yang diberi nama Mingo. Rencananya untuk mencapai Ushuaia, kota yang dijuluki sebagai ujung dunia, mendadak kandas setelah ia terpaksa tertahan selama tujuh bulan di Provinsi Santa Cruz akibat pembatasan ketat.
Di tengah masa-masa sulit tersebut, takdir mempertemukannya dengan Ana di Caleta Olivia. Pertemuan yang tidak sengaja itu dengan cepat berubah menjadi jalinan asmara yang erat. "Kami saling jatuh cinta, saya mengajaknya bergabung dalam perjalanan ini, dan dia tidak ragu untuk menerimanya," ujar Totti mengisahkan awal mula petualangan bersama.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeUntuk membiayai perjalanan hidup tanpa tujuan tetap ini, pasangan tersebut mengandalkan hasil penjualan kerajinan tangan di setiap kota atau desa yang mereka singgahi. Seiring berjalannya waktu, keluarga kecil mereka semakin lengkap dengan kehadiran seekor anjing peliharaan bernama Aventurina serta kelahiran putri pertama mereka, Aurora.
Meski sempat mengganti kendaraan mereka dengan bus Mercedes-Benz demi kenyamanan yang lebih baik, prinsip hidup mereka tidak pernah berubah. Mengutip laporan media, pasangan ini menegaskan bahwa hidup tanpa arah bukan berarti tersesat, melainkan bentuk kebebasan sejati untuk menikmati setiap detik kehidupan di atas roda.