Final FA Cup 2007 mencatatkan sejarah baru sebagai pertandingan puncak pertama yang diselenggarakan di stadion baru Wembley pada 19 Mei 2007. Chelsea keluar sebagai pemenang setelah membekuk Manchester United dengan skor tipis 1-0 berkat gol krusial Didier Drogba di penghujung babak tambahan waktu.
Kemenangan ini menyempurnakan musim luar biasa bagi skuad asuhan José Mourinho yang sebelumnya telah mengamankan trofi League Cup pada bulan Februari. Di sisi lain, Manchester United datang dengan ambisi besar meraih double winner setelah menjuarai Premier League beberapa pekan sebelumnya.
Pertandingan sendiri berjalan cukup ketat dan minim peluang matang pada paruh pertama karena kedua tim tampil berhati-hati. Sejumlah ancaman dari Wayne Rooney dan Frank Lampard mampu dimentahkan oleh penampilan sigap masing-masing penjaga gawang di bawah mistar.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMemasuki babak kedua dan extra time, intensitas permainan meningkat drastis dengan kedua kubu saling melancarkan serangan berbahaya. Hingga akhirnya pada menit ke-116, kerja sama satu-dua antara Drogba dan Lampard sukses memecah kebuntuan dan memastikan trofi jatuh ke tangan The Blues.
Aksi Dramatis Drogba di Wembley
Gol penentu kemenangan yang dicetak oleh Didier Drogba lahir dari skema serangan terukur setelah menerima umpan matang dari Mikel John Obi. Penyerang asal Pantai Gading tersebut melepaskan tembakan mendatar yang gagal dihalau oleh kiper Manchester United Edwin van der Sar.
Sebelum gol tersebut tercipta, Manchester United sempat mendapatkan peluang emas melalui aksi Ryan Giggs di depan gawang. Namun, bola hasil sontekan pemain veteran tersebut berhasil diamankan oleh Petr Čech meski sempat memicu protes karena klaim bola melewati garis.
Keberhasilan ini juga menandai trofi FA Cup keempat sepanjang sejarah klub sekaligus pencapaian perdana bagi manajer Chelsea José Mourinho di kompetisi bergengsi tersebut. Atmosfer stadion yang dipadati hampir 90 ribu penonton turut menambah kemegahan jalannya laga.
Dengan hasil akhir tersebut, Chelsea tidak hanya menutup musim kompetisi domestik dengan manis, tetapi juga mengukuhkan dominasi klub-klub papan atas Liga Inggris di ajang piala domestik.