Berdasarkan laporan media, insiden mengejutkan menimpa atlet patin artistik nasional Argentina, Lucas Benítez, saat ia tengah menampilkan aksi akrobatiknya di dalam rangkaian kereta bawah tanah Linea B. Seorang penumpang secara sengaja menjegal kakinya hingga membuatnya terjatuh dan memicu kemarahan dari para penumpang lain di dalam gerbong.
Diceritakan oleh sang atlet, insiden kekerasan tersebut berujung pada kerusakan parah pada perangkat roda patin miliknya yang memiliki nilai ekonomi cukup tinggi. Atlet berusia 36 tahun yang telah menyandang gelar lima kali juara nasional ini mengaku terkejut karena penolakan penonton sebelumnya tidak pernah berujung pada tindakan fisik yang ekstrem.
Sebagaimana diwartakan, penampilan di ruang publik dan transportasi umum bukan sekadar ajang unjuk gigi bagi Benítez, melainkan sumber mata pencaharian utama untuk membiayai karier olahraganya yang minim dukungan negara. Ia membutuhkan biaya sekitar 3,7 juta peso untuk mengganti peralatan patin yang rusak akibat terjatuh demi menyongsong kejuaraan nasional mendatang.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePerjalanan hidup Benítez di jalur transportasi publik telah dimulai sejak ia berusia 16 tahun dengan bernyanyi, menari, hingga akhirnya menggeluti dunia patin artistik pada usia 22 tahun. Di balik kerasnya jalanan dan cibiraan sebagian kecil orang, ia tetap mendedikasikan hidupnya untuk dunia olahraga yang membesarkan namanya sembari berharap solidaritas masyarakat terus mengalir.
"Laungan dukungan dari para penumpang yang membela saya sangat berarti," ungkap Benítez mengenang momen ketika orang-orang di sekitar gerbong beramai-ramai menegur pelaku penjegalan agar meminta maaf.