Berdasarkan laporan media, Masjid Darul Huda yang terletak di Jalan Selat Panjang, Siantan Hulu, Pontianak Utara, Kota Pontianak, menyimpan sejarah panjang perjalanan swadaya masyarakat sejak pertama kali berdiri pada tahun 1987. Tempat ibadah yang awalnya hanya berupa sebuah surau sederhana kini telah bertransformasi menjadi bangunan permanen demi memenuhi kebutuhan rohani warga sekitar.
Pengurus Masjid Darul Huda, Ya" Mursjid Janie, mengungkapkan bahwa proses pembangunan dan renovasi masjid dilakukan secara perlahan berkat dukungan penuh gotong royong jemaah. Meski demikian, ia menyebutkan bahwa masjid ini belum pernah menerima maupun mengajukan bantuan dana dari pemerintah, sehingga perkembangannya tertinggal dibandingkan masjid lain.
Dari segi kapasitas, masjid tersebut mampu menampung sekitar 100 hingga 150 jemaah untuk kegiatan ibadah rutin, serta dapat menampung hingga 200 jemaah saat perayaan hari besar keagamaan. Namun, dinamika pengelolaan masjid kini menghadapi ujian tersendiri akibat berkurangnya keaktifan kegiatan majelis taklim dan pengajian.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMenurut keterangan Ya" Mursjid, kendala tersebut muncul lantaran banyak pengurus lama yang berhalangan hadir, pindah ke luar kota, hingga telah tutup usia. Kondisi ini membuat kebutuhan akan regenerasi kepengurusan menjadi hal yang sangat mendesak demi keberlangsungan pembinaan umat di masa depan.
Meskipun Ya" Mursjid telah mengabdi selama kurang lebih 20 tahun sejak 2006 dan berulang kali berupaya mendorong estafet kepemimpinan, warga setempat masih memintanya untuk memimpin. Ke depannya, pihak pengurus berharap regenerasi dapat segera terwujud agar pengelolaan rumah ibadah ini bisa berjalan jauh lebih optimal.
Sebagaimana diwartakan, selain regenerasi pengurus, pihak masjid juga menaruh harapan besar adanya perhatian serta dukungan dari berbagai pihak agar Masjid Darul Huda dapat terus berkembang baik secara fisik maupun dalam syiar Islam.