Capaian imunisasi dasar lengkap di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, masih berada di angka yang memprihatinkan akibat masih banyaknya orang tua yang diliputi rasa cemas berlebihan. Berdasarkan laporan media, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya mencatat indikator keberhasilan program Universal Child Immunization atau UCI masih jauh dari target yang diharapkan akibat keraguan masyarakat.
Sejumlah ibu muda di wilayah tersebut mengaku kerap dihantui rasa takut setelah melihat berbagai informasi maupun video di media sosial mengenai dampak pascavaksinasi. Sebagaimana diungkapkan oleh Evi, seorang warga setempat yang belum memberikan vaksin kepada anak ketiganya karena khawatir buah hatinya akan mengalami demam tinggi dan rewel seperti pengalaman anak sebelumnya.
Hal senada juga dirasakan oleh Azizah, warga Kecamatan Sungai Ambawang yang mengaku bayinya sempat mengalami bengkak dan rewel semalaman usai disuntik vaksin pertama. Selain itu, faktor ekonomi membuat sebagian warga membandingkan antara vaksin gratis dari pemerintah dengan vaksin di fasilitas kesehatan swasta yang dinilai tidak menimbulkan efek samping serupa.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDampak dari meluasnya rasa trauma ini berimbas langsung pada tingkat kunjungan di posyandu setempat yang mengalami penurunan drastis. Berdasarkan data kader posyandu di Desa Sungai Enau, dari puluhan balita yang terdata, hanya segelintir saja orang tua yang aktif membawa anaknya untuk mendapatkan imunisasi rutin.
Menanggapi persoalan tersebut, Kepala Puskesmas Kuala Mandor B, Mustain, menyatakan pihaknya berupaya mengambil langkah strategis dengan menggandeng para ulama dan tokoh agama setempat. Sebagaimana diberitakan, pelibatan tokoh masyarakat ini dinilai sangat efektif untuk memberikan pencerahan serta edukasi keagamaan mengenai pentingnya kesehatan anak melalui forum pengajian.
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya, Yudi Paulian Heriwibowo, mengakui bahwa tren penurunan capaian imunisasi ini juga menjadi tantangan di berbagai daerah lain. Pemerintah terus berkomitmen melakukan pendekatan persuasif agar masyarakat kembali percaya dan tidak ragu membawa anak mereka ke fasilitas kesehatan.