Kabayan News Kabayan News
/home / berita / KPK Duga Jampidsus Samarkan Rumah...
BERITA

KPK Duga Jampidsus Samarkan Rumah Sentul Pakai Nama Orang Lain

Petugas KPK dan Polri melakukan penggeledahan rumah mewah Jampidsus Febrie Adriansyah di Sentul

Petugas KPK dan Polri melakukan penggeledahan rumah mewah Jampidsus Febrie Adriansyah di Sentul

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, menggunakan nama orang lain atau nominee untuk menyamarkan kepemilikan rumah mewahnya di Sentul, Bogor. Dugaan ini mengemuka setelah Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggeledah hunian tersebut dan menemukan harta ratusan miliar rupiah yang sama sekali tidak masuk ke dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Menurut Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Aminuddin, lembaga antirasuah tersebut telah bergerak cepat memeriksa data kekayaan milik Febrie. Dari pantauan redaksi, langkah ini diambil untuk menelusuri kepemilikan aset yang tidak wajar dan luput dari pengawasan administrasi negara.

Berdasarkan penjelasan Aminuddin, rumah tempat penemuan harta karun bernilai fantastis di kawasan Sentul tersebut bisa luput dari pantauan awal KPK karena taktik penyamaran yang rapi. "Diduga yang bersangkutan menggunakan nominee yang tidak ada hubungan keluarga sehingga tidak terdeteksi dalam pemeriksaan," ungkap Aminuddin memberikan konfirmasi kepada wartawan pada Jumat (10/7/2026).

LHKPN sendiri merupakan daftar seluruh harta kekayaan milik pejabat negara yang seharusnya dilaporkan secara transparan kepada KPK dan dapat diakses oleh publik. Pelaporan ini mencakup aset pribadi, pasangan, dan anak dalam tanggungan, yang diharapkan berfungsi sebagai instrumen pencegahan tindak pidana korupsi baik berupa rumah, tabungan, tanah, emas, dan aset harta kekayaan lainnya.

Namun, pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa kerap terjadi celah di mana tidak semua aset para pejabat dilaporkan dalam LHKPN. Fenomena ini diperkuat dengan banyaknya kejadian penyembunyian harta kekayaan menggunakan nama orang lain agar tidak terdeteksi oleh sistem pemantauan kekayaan negara.

Sebelumnya, aparat penegak hukum dari tim gabungan Kortas Tipidkor Polri bersama Polda Metro Jaya berhasil membongkar sebuah brankas tersembunyi saat menggeledah sebuah kediaman mewah di Sentul pada Rabu (8/7/2026). Berdasarkan pengamatan di lapangan, polisi menemukan tempat penyimpanan rahasia tersebut tepat di balik dinding kayu bermotif.

Dari lokasi kejadian, petugas menyita tumpukan uang tunai rupiah, dolar Amerika Serikat, dolar Singapura, serta 74 kilogram emas. Polisi menaksir total nilai temuan barang bukti dari brankas rahasia tersebut mencapai angka yang sangat fantastis, yaitu Rp476 miliar.

Publik langsung menyoroti ketidaksesuaian data kekayaan Jampidsus lantaran ia sama sekali tidak mencantumkan aset properti megah tersebut pada LHKPN periode 2025. Febrie tercatat hanya mendaftarkan lima objek tanah dan bangunan yang memiliki nilai total Rp14,85 miliar dalam dokumen yang ia setorkan ke KPK pada 7 Maret 2026.

Sang pejabat tinggi kejaksaan itu hanya mencatatkan kepemilikan aset di Jakarta Selatan, Tangerang Selatan, dan Bandung, tanpa menyinggung keberadaan rumah Sentul sedikit pun. Meski demikian, Febrie akhirnya mengakui bahwa rumah di Sentul itu adalah miliknya dan menyatakan seluruh aset tersebut dapat dipertanggungjawabkan.

Menurut keterangan pihak terkait, Febrie Adriansyah menegaskan bahwa dirinya siap memberikan klarifikasi secara formal. Namun, seluruh penjelasan resmi mengenai asal-usul harta kekayaan tersebut akan disampaikan melalui mekanisme hukum yang berlaku, bukan melalui konferensi pers kepada media.

// TOPICS
#jampidsus #kpk #febrie_adriansyah #lhkpn #kortas_tipidkor_polri #kasus_korupsi #penyitaan_emas #rumah_sentul
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.