Sistem Informasi Kebakaran Hutan dan Lahan atau SiPongi mendeteksi adanya lonjakan sebanyak 207 titik panas di berbagai wilayah Provinsi Kalimantan Timur. Peningkatan temuan ini tercatat secara intensif selama periode pemantauan awal Agustus 2026 oleh satelit pemantau.
Berdasarkan hasil pencitraan dari satelit NASA-NOAA20, NASA-SNPP, dan NASA-MODIS, persebaran titik panas tersebut didominasi oleh wilayah kabupaten dengan tingkat kepercayaan indikasi kebakaran mayoritas berada pada kategori sedang.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKabupaten Kutai Timur tercatat sebagai wilayah dengan sebaran titik panas terbanyak di Kalimantan Timur. Daerah ini menyumbang sebanyak 71 titik panas atau mencakup sekitar 34 persen dari total keseluruhan temuan yang ada.
Posisi berikutnya disusul oleh Kabupaten Berau yang mencatatkan 41 titik panas. Selain itu, Kabupaten Mahakam Ulu turut menyumbang 35 titik panas, serta Kabupaten Kutai Kartanegara yang terdeteksi memiliki 30 titik panas.
Sebaran Titik Panas Meluas ke Sejumlah Desa
Selain wilayah kabupaten secara umum, konsentrasi titik panas terpantau cukup padat pada tingkat desa dan kecamatan tertentu. Desa Teluk Semanting di Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau, menjadi lokasi terpadat dengan total 21 titik terdeteksi.
Pemusatan titik panas juga terpantau di Desa Jak Luay, Kecamatan Muara Wahau, Kutai Timur, serta Desa Delang Kerohong, Kecamatan Long Pahangai, Mahakam Ulu. Masing-masing dari lokasi tersebut tercatat memunculkan sebanyak 11 titik panas.
Dari total temuan yang ada, sebagian besar berada pada tingkat kepercayaan sedang yaitu sebanyak 200 titik. Kondisi ini menandakan adanya indikasi aktivitas pembukaan lahan maupun potensi kebakaran yang menuntut kewaspadaan tinggi.
Petugas juga memberikan perhatian ekstra terhadap dua lokasi yang terdeteksi memiliki tingkat kepercayaan tinggi. Titik tersebut terpantau berada di Desa Penawai, Kabupaten Kutai Barat, serta Desa Samuranggau, Kabupaten Paser.