Lamborghini memperkenalkan Revuelto SV dengan mesin hybrid V12 naturally aspirated berkekuatan 1.050 tenaga kuda pada ajang balap di Monterey dengan mengandalkan strategi kelangkaan produk.
Mobil super tersebut dibanderol mulai dari 741.172 dolar AS atau sekitar Rp11,8 miliar sebelum ditambah opsi personalisasi Ad Personam dan komponen serat karbon.
CEO Lamborghini Stephan Winkelmann menyatakan bahwa lini Super Veloce merupakan kelanjutan tradisi V12 yang lebih berorientasi pada pengendalian dan pengalaman balap.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKendaraan ini diproduksi secara terbatas sebanyak 1.963 unit untuk menandai tahun pendirian merek asal Italia tersebut.
Strategi Penjualan Eksklusif dan Harga Tinggi Lamborghini
Pendekatan penjualan dengan volume lebih sedikit namun harga lebih tinggi terbukti mendongkrak pendapatan perusahaan pada paruh pertama tahun 2026.
Meskipun jumlah pengiriman unit mengalami sedikit penurunan, total pendapatan perusahaan justru meningkat berkat kontribusi model-model premium dan eksklusif.
Model Revuelto SV telah mencatatkan rekor waktu putaran produksi di sirkuit Hockenheimring Jerman sehingga menarik minat tinggi dari konsumen global.
Pabrikan asal Italia ini berkomitmen untuk menjaga eksklusivitas merek dengan tidak menghadirkan opsi transmisi manual meskipun sejumlah kompetitor mulai membawanya kembali.