Lippo dan Pakuwon buka suara soal aksi mal bangun pagar tinggi yang belakangan ini menjadi sorotan publik di berbagai daerah.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, para petinggi pengembang properti besar tanah air tersebut kompak menyatakan bahwa pemasangan pembatas fisik di pusat perbelanjaan murni merupakan kebijakan taktis manajemen lokal.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeJames T Riady selaku pimpinan Lippo Group menjelaskan bahwa langkah serupa sejatinya pernah diambil sewaktu situasi keamanan nasional memanas pada masa lampau, namun kini pagar-pagar tersebut sudah dibongkar karena keadaan telah kembali normal.
"Dulu semua mal memasang pagar ketika terjadi kerusuhan. Sekarang sudah tidak diperlukan lagi karena situasi sudah tenang," ujar James dalam keterangannya.
Senada dengan hal tersebut, pendiri Pakuwon Group Alexander Tedja menegaskan bahwa pihaknya juga akan segera mencopot pagar pembatas yang sempat berdiri di area Mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan.
Dari analisis awak media, respons cepat dari para pengusaha kawakan ini amat penting untuk meredam kekhawatiran masyarakat sekaligus menjaga kepercayaan investor terhadap iklim ritel nasional.