Matahari adalah bintang di pusat Tata Surya berbentuk bola plasma panas berpijar akibat reaksi fusi nuklir pada intinya.
Berdasarkan pengamatan Kabayan News, bola raksasa tersebut memancarkan energi permukaan berupa cahaya tampak serta radiasi inframerah penting bagi kelangsungan planet Bumi.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMassa bintang ini mencakup sekitar 99,86 persen total massa Tata Surya dengan komposisi lapisan permukaan didominasi unsur hidrogen serta helium.
Sebagaimana dilaporkan dalam catatan astronomi, proses fusi nuklir mengubah miliaran kilogram hidrogen menjadi energi setiap detik secara konsisten.
Dari analisis Kabayan News, evolusi bintang raksasa ini kelak mengalami fase raksasa merah sebelum bertransformasi menjadi katai putih.