Burung rangkong atau dikenal juga sebagai enggang, julang, dan kangkareng adalah jenis burung unik berparuh berbentuk tanduk sapi tanpa lingkaran dengan warna terang.
Nama ilmiah burung ini yaitu Buceros merujuk pada bentuk paruh yang berarti tanduk sapi dalam bahasa Yunani.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDi Indonesia, burung enggang menjadi penghuni hutan atau tepi hutan dengan ukuran besar hingga sangat besar serta paruh besar mencolok.
Kehadiran satwa ini sering dikenali melalui suara kepakan sayap dalam penerbangan serta panggilan khas mereka yang terdengar dari kejauhan.
Perilaku dan Peran Ekologis Rangkong
Famili Bucerotidae yang menaungi burung ini mencakup 59 spesies dengan sembilan spesies endemik di bagian selatan Afrika serta 13 jenis di Indonesia.
Rangkong memiliki sifat diurnal yang umumnya bepergian secara berpasangan atau kelompok keluarga kecil di alam liar.
Sebagai burung omnivora, makanan utamanya mencakup buah-buahan, serangga, hingga binatang kecil seperti kadal, kelelawar, tikus, dan ular.
Sebagian besar rangkong di Indonesia bersifat frugivorus sehingga dianggap sebagai satwa penyebar benih yang sangat penting bagi ekosistem hutan.