Domain .org merupakan salah satu generic top-level domain atau gTLD dari Domain Name System yang digunakan secara luas untuk berbagai layanan internet. Istilah .org sendiri berasal dari singkatan kata organization dalam bahasa Inggris. Berdasarkan catatan sejarah, ekstensi ini pertama kali ditetapkan pada Januari 1985 sebagai salah satu domain tingkat atas asli bersama com, edu, gov, mil, dan net. Perusahaan MITRE Corporation tercatat sebagai pihak pertama yang mendaftarkan domain .org dengan alamat mitre.org pada Juli 1985.
Menurut catatan pengelolaan historis, domain ini awalnya difungsikan sebagai tempat penampungan berbagai organisasi non-profit atau entitas berkarakter non-komersial yang tidak memenuhi syarat untuk kategori gTLD lainnya. Sejak 1 Januari 2003, operasional domain .org dipegang oleh Public Interest Registry setelah mengambil alih tugas tersebut dari VeriSign Global Registry Services. Meskipun identik dengan organisasi nirlaba, proyek open-source, serta komunitas sosial, domain ini bersifat terbuka dan bebas digunakan oleh siapa saja tanpa batasan khusus.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePerjalanan domain .org sempat menghadapi dinamika besar pada November 2019 ketika Internet Society berencana menjual Public Interest Registry kepada perusahaan cangkang Ethos Capital senilai 1,135 miliar dolar AS. Rencana penjualan tersebut memicu kritik tajam dari berbagai kelompok hak digital dan organisasi nirlaba karena kekhawatiran kenaikan biaya serta potensi penyensoran. Berdasarkan keputusan penting pada April 2020, Internet Corporation for Assigned Names and Numbers atau ICANN akhirnya resmi memblokir transaksi tersebut demi mencegah ketidakpastian bagi komunitas global yang bergantung pada domain .org.
Dari sisi teknis keamanan, Public Interest Registry mencatatkan sejarah penting pada Juni 2009 sebagai pengelola gTLD terbuka pertama yang menandatangani zona DNS dengan Domain Name System Security Extensions atau DNSSEC. Langkah strategis tersebut memungkinkan verifikasi keaslian asal dan integritas data DNS secara transparan oleh klien DNS yang kompatibel. Selain itu, pendaftaran nama domain di bawah ekstensi ini terus berkembang pesat hingga menembus angka sepuluh juta domain aktif sejak tahun 2012 dan bertahan stabil hingga saat ini.
Analisis dari awak media menunjukkan bahwa fleksibilitas domain .org telah mengubah fungsi awalnya yang eksklusif untuk nirlaba menjadi ruang digital yang inklusif bagi berbagai kalangan global. Berbagai institusi budaya, tim olahraga, lembaga keagamaan, hingga situs komersial seperti craigslist.org turut memanfaatkan ekstensi ini secara sah. Meskipun beberapa negara telah menyediakan domain tingkat kedua serupa di bawah ccTLD masing-masing, popularitas global .org tetap menjadi salah satu pilar utama dalam infrastruktur penamaan internet modern.