Dunia ilmu pengetahuan modern tidak akan sama tanpa kehadiran John von Neumann. Lahir di Budapest dengan nama Neumann János Lajos pada 28 Desember 1903, ia dikenal sebagai anak ajaib yang menguasai kalkulus di usia muda dan berbicara berbagai bahasa dengan fasih.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Kontribusi von Neumann merambah ke berbagai bidang disiplin ilmu, mulai dari matematika murni, fisika kuantum, ekonomi, hingga ilmu komputer. Ia bahkan diakui sebagai salah satu matematikawan paling berpengaruh pada abad ke-20 berkat kemampuan integrasinya yang luar biasa antara sains murni dan terapan.
Selama Perang Dunia II, von Neumann bergabung dengan Manhattan Project dan merumuskan model matematis krusial untuk senjata nuklir. Peran strategisnya berlanjut hingga era Perang Dingin sebagai penasihat pertahanan utama bagi pemerintah Amerika Serikat dan perancang rudal balistik antarbenua pertama.
Selain pencapaian ilmiahnya yang gemilang, von Neumann dikenal sebagai pribadi yang aktif secara sosial, memiliki ingatan fotografis, dan gemar bekerja di lingkungan yang bising. Ia mendedikasikan hidupnya untuk sains hingga akhir hayatnya pada 8 Februari 1957 di Washington, D.C.
"Begitu banyak hal yang lebih mudah dijelaskan jika Tuhan itu ada daripada jika tidak ada," ujar von Neumann merefleksikan pandangan hidupnya di penghujung usianya yang sarat akan prestasi luar biasa.