Bocoran gambar terbaru yang diklaim sebagai tampilan resmi Pixel 11 Pro Fold mulai beredar di jagat maya. Namun, alih-alih memukau, desain ponsel lipat terbaru Google ini justru menuai kekecewaan karena dinilai terlalu mirip dengan pendahulunya, Pixel 10 Pro Fold.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan gambar yang beredar, Pixel 11 Pro Fold mempertahankan proporsi yang sama, sudut melengkung, serta pulau kamera yang tidak biasa. Banyak pengamat menilai susunan kamera yang menumpuk seperti dua visor Pixel yang lebih kecil terasa canggung dan kurang menyatu.
Upaya Google mempertahankan desain bulat yang sama di seluruh lini Pixel juga menimbulkan masalah lain. Pada ponsel lipatnya, bentuk tersebut menyisakan banyak bagian logam terbuka di bagian atas dan bawah bezel sisi engsel. Hasilnya, menurut sejumlah pengamat, tampak kurang elegan.
Sikap konservatif Google ini menjadi semakin mencolok karena para pesaing justru bergerak ke arah berbeda. Generasi pertama Pixel Fold memperkenalkan bentuk buku yang lebih pendek dan lebar ke pasar Barat, dan kini Samsung mengadopsi bentuk serupa untuk Galaxy Z Fold 8. Apple pun dikabarkan mengambil pendekatan yang sama pada ponsel lipat pertamanya.
Sementara itu, Google tampaknya masih betah menyempurnakan desain yang sama setidaknya untuk satu generasi lagi. Pengukuran CAD sebelumnya menunjukkan Pixel 11 Pro Fold mungkin menyusut dari 10,8 mm menjadi 10,1 mm saat tertutup dan dari 5,2 mm menjadi 4,8 mm saat terbuka.
Meski pengurangan ketebalan ini disambut baik, mengurangi beberapa pecahan milimeter dari bodi tidak cukup untuk menutupi kurangnya pembaruan desain yang berarti. Pendekatan ini mengingatkan pada Galaxy Z Flip 8 yang menjadi sedikit lebih ramping namun tetap mempertahankan banyak hardware yang sama dan meluncur dengan harga lebih tinggi US$ 100.
Bodi yang lebih ramping juga mungkin datang dengan biaya lain. Laporan sebelumnya menyebutkan baterai sekitar 4.800 mAh, turun dari sel 5.015 mAh di pendahulunya. Harga juga diperkirakan naik, berpotensi mencapai 1.999 euro untuk model dasar.
Setidaknya, ada satu hal yang terlihat benar-benar baru: warna Pine finish yang tampak apik. Perpaduan bagian belakang hijau kalem, bingkai emas muda, dan logo Google yang serasi bekerja dengan baik, memberikan kepribadian pada ponsel lipat yang terkesan familiar. Material tersebut juga menunjukkan lampu notifikasi Pixel Glow LED yang sempat diisukan sebelumnya.
Warna stylish dan lampu notifikasi memang tidak bisa menggantikan desain ulang yang substansial, tapi setidaknya dua elemen itu terasa segar di Pixel 11 Pro Fold. Daya tarik utama lini Pixel kemungkinan besar akan tetap pada fitur Gemini Intelligence yang baru, jadi ponsel ini diprediksi masih akan menarik pembeli meski tampak hampir identik dengan model tahun lalu.
Namun, jika respons awal terhadap Galaxy Z Fold 8 bertahan, banyak yang berharap Google mau mencoba lagi bentuk pendek dan lebar seperti generasi pertama Pixel Fold. Ponsel tersebut dianggap terlalu maju pada zamannya, dan kini pasar mungkin akhirnya siap menerima desain yang mulai menjadi arus utama oleh para pemain industri.