Manchesterism adalah filosofi politik dan agenda kebijakan yang dipopulerkan oleh Perdana Menteri Inggris sekaligus pemimpin Partai Buruh, Andy Burnham, selama masa jabatannya sebagai Wali Kota Greater Manchester sejak 2017 hingga 2026. Konsep tersebut menawarkan pendekatan baru dalam tata kelola pemerintahan yang memadukan pertumbuhan ekonomi dengan kesejahteraan masyarakat.
Dalam berbagai kesempatan, Burnham mendefinisikan Manchesterism sebagai akhir dari era neoliberalisme serta bentuk sosialisme ramah bisnis yang fungsional. Berdasarkan analisis tim redaksi, gagasan itu lahir sebagai respons terhadap ketimpangan ekonomi tinggi yang diwarisi dari kebijakan privatisasi era 1980-an serta sentralisasi kekuasaan politik di Departemen Keuangan Inggris.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePengamat politik menilai bahwa Manchesterism menitikberatkan pada desentralisasi kekuasaan fiskal dan pengembalian kendali layanan publik ke tangan masyarakat. Langkah nyata dari penerapan kebijakan tersebut mencakup nasionalisasi ulang layanan bus melalui jaringan Bee Network serta alokasi dana pembangunan melalui Good Growth Fund di berbagai wilayah Greater Manchester.
Meskipun mendapat apresiasi luas karena fokus pada pengiriman layanan publik yang efektif, kebijakan itu juga memancing perdebatan di kalangan pengamat ekonomi. Sebagian kritikus mempertanyakan efektivitas Manchesterism dalam menantang sistem pasar bebas secara utuh, mengingat komitmennya untuk tetap mematuhi aturan fiskal nasional dan menjaga stabilitas pasar keuangan.