Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Mengenal Sejarah Anarkisme, Gerakan...
BERITA

Mengenal Sejarah Anarkisme, Gerakan Politik Penentang Otoritas

By Redaksi Kabayan News • 3 min read • 11 Agustus 2026
Ilustrasi simbol dan literatur sejarah gerakan politik anarkisme

Ilustrasi simbol dan literatur sejarah gerakan politik anarkisme

Anarkisme adalah sebuah filsafat dan gerakan politik yang menolak segala bentuk otoritas serta berusaha menghapuskan lembaga-lembaga penopang pemaksaan dan hierarki. Gerakan ini mengadvokasi penggantian negara dengan masyarakat tanpa negara serta asosiasi bebas yang bersifat sukarela.

"Filsuf politik pertama menyebut dirinya sebagai seorang anarkistis adalah Pierre-Joseph Proudhon pada pertengahan abad ke-19," demikian catatan sejarah mengenai lahirnya anarkisme modern.

Meskipun akar pemikiran anarkis telah ditemukan sepanjang sejarah peradaban kuno, anarkisme modern mulai berkembang pesat selama Abad Pencerahan. Gerakan ini memiliki peran penting dalam perjuangan kelas pekerja untuk mencapai emansipasi di berbagai belahan dunia.

Sepanjang sejarahnya, kaum anarkis mengambil bagian dalam sejumlah revolusi besar, termasuk Komune Paris dan Perang Saudara Spanyol. Walaupun era klasik anarkisme berakhir, gerakan ini kembali bangkit pada akhir abad ke-20 dalam berbagai aksi anti-kapitalis dan anti-globalisasi.

Evolusi Aliran Pemikiran dan Tokoh Utama Anarkisme

Pendekatan yang digunakan kaum anarkis terbagi menjadi strategi evolusioner dan revolusioner. Metode evolusioner mencoba meniru masyarakat anarkis, sementara taktik revolusioner bertujuan menggulingkan otoritas negara secara langsung.

Perkembangan anarkisme melahirkan berbagai aliran pemikiran penting yang dipelopori oleh para pemikir besar dunia. Mikhail Bakunin mendirikan anarkisme kolektif dan bergabung dengan Asosiasi Pekerja Internasional.

Konflik internal antara faksi Bakunin dan kaum marxis di Internasional Pertama sempat memicu perpecahan besar. Bakunin meramalkan bahwa para revolusioner yang memegang kekuasaan berpotensi menjadi tiran baru.

Di bawah pengaruh Pyotr Kropotkin, anarko-komunisme kemudian berkembang dan tumpang tindih dengan kolektivisme. Aliran-aliran ini memperkaya khazanah pemikiran anti-otoriter dalam spektrum gerakan sosial.

Topics
anarkisme filsafat politik sejarah pierre-joseph proudhon mikhail bakunin sosialisme gerakan sosial
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.