The BMJ tercatat sebagai jurnal medis umum paling berpengaruh di dunia dengan sejarah panjang penerbitan sejak 3 Oktober 1840.
Awal mula kemunculannya ditandai dengan terbitnya Provincial Medical and Surgical Journal oleh pendirinya P. Hennis Green dan Robert Streeten di Inggris.
Sepanjang perjalanan panjangnya, media ilmiah ini sukses mencetak berbagai sejarah penting termasuk mempublikasikan uji klinis acak tersentralisasi pertama di dunia.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKepemimpinan redaksi saat ini dipegang oleh Kamran Abbasi sejak Januari 2022 guna memastikan independensi editorial serta kualitas riset yang disajikan kepada pembaca global.
Transformasi Digital dan Kebijakan Akses The BMJ
Transformasi digital dilakukan secara menyeluruh ketika The BMJ beralih sepenuhnya ke platform online pada tahun 1995 untuk memperluas jangkauan pembaca internasional.
Kebijakan akses sempat mengalami perubahan model berlangganan pada tahun 2006 sebelum akhirnya memutuskan membuka akses terbuka khusus artikel riset pada Oktober 2008.
Berbagai edisi internasional turut diluncurkan dalam berbagai bahasa asing termasuk edisi khusus pelajar kedokteran demi mendukung literasi medis masa depan.
Reputasi global jurnal ini semakin kokoh berkat perolehan impact factor tinggi serta komitmen kuat terhadap penerapan praktik kedokteran berbasis bukti ilmiah.