Kisah inspiratif datang dari sebuah keluarga di New Jersey ketika seorang ayah bersama kedua anaknya berhasil pulih dari cedera siku setelah ditangani oleh dokter bedah ortopedi yang sama di Hackensack Meridian Health.
Berdasarkan laporan Newswise, rangkaian cedera tersebut bermula ketika sang anak sulung, Ryan, merasakan nyeri luar biasa pada lengannya akibat patah tulang avulsi saat bertanding bisbol dalam masa SMA di Indian Hills High School.
Setelah menjalani operasi awal yang gagal menyatu sempurna, keluarga tersebut membawa Ryan kepada Frank Alberta selaku dokter spesialis bedah bahu dan siku tersertifikasi di Hackensack University Medical Center.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Saya merasa sangat ketakutan karena belum pernah menjalani operasi sebelumnya," kenang Ryan mengenai prosedur kedua yang sukses mengembalikan karier bisbolnya hingga lulus sekolah.
Tidak berselang lama, adiknya yang bernama Chase mengalami masalah serupa pada ligamen siku saat bermain bisbol, hingga akhirnya ia juga harus mempercayakan pemulihannya kepada dokter Frank Alberta.
"Mereka sangat luar biasa karena membantu saya agar bisa kembali bersenang-senang bermain bisbol," ungkap Chase setelah berhasil kembali tampil tanpa rasa sakit di lapangan hijau.
Tidak hanya anak-anak, sang ayah bernama Mike yang bekerja sebagai teknisi listrik turut mengalami kerusakan tendon parah akibat kombinasi pekerjaan fisik serta rutinitas latihan beban di pusat kebugaran.
Dari analisis Kabayan News, fenomena cedera siku seperti kondisi tennis elbow tergolong umum dialami masyarakat luas, di mana sekitar 90 persen kasus justru dipicu oleh aktivitas sehari-hari maupun pekerjaan berulang.
Melalui serangkaian penanganan medis yang tepat serta proses rehabilitasi intensif, kini ketiga anggota keluarga tersebut dapat kembali menjalani hobi dan aktivitas fisik secara bebas tanpa hambatan rasa nyeri.