Dunia teknologi sempat diramaikan oleh kehadiran sebuah keluarga ponsel pintar yang dirancang khusus untuk mendobrak pasar perangkat terjangkau. Proyek yang dikenal luas dengan nama Android One ini pertama kali diinisiasi oleh Google pada tahun 2014 di bawah kepemimpinan Sundar Pichai yang saat itu menjabat sebagai kepala produk sebelum menduduki kursi CEO.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Pada awal kemunculannya, proyek ini difokuskan untuk menyasar negara-negara berkembang seperti India, Pakistan, hingga Indonesia. Tujuan utamanya adalah mempercepat ketersediaan versi terbaru Android pada ponsel kelas bawah, yang biasanya harus menunggu waktu sangat lama untuk mendapatkan pembaruan sistem.
Berbeda dari ponsel pihak ketiga pada umumnya yang sering kali dibekali antarmuka kustomisasi tebal dan aplikasi bawaan menumpuk, perangkat Android One mengusung sistem operasi yang mendekati versi murni atau stock Android. Google juga memberikan jaminan pembaruan sistem operasi selama minimal dua tahun serta tambahan patch keamanan rutin selama tiga tahun penuh.
Seiring berjalannya waktu, program ini mengalami banyak perkembangan signifikan dan tidak lagi terbatas pada ponsel kelas bawah. Android One mulai merambah pasar global serta merangkul berbagai merek besar untuk meluncurkan lini kelas menengah hingga atas.
Salah satu momen paling bersejarah bagi program ini terjadi ketika Xiaomi meluncurkan Xiaomi Mi A1 pada September 2017. Ponsel ini sukses besar di pasaran karena menjadi perangkat Android One pertama yang dirilis secara global ke lebih dari 36 negara dengan membawa pengalaman perangkat keras yang konsisten.
Tidak hanya Xiaomi, pabrikan besar lain seperti HMD Global melalui lini Nokia turut bergabung dalam program ini untuk mengembalikan kejayaan ponsel dengan sistem operasi bersih. Berbagai kolaborasi strategis ini sempat membuat Android One menjadi salah satu lini paling diperhitungkan di industri seluler.
Kendati demikian, perlahan namun pasti program ini mulai meredup seiring perubahan strategi bisnis para mitra manufaktur. Xiaomi, sebagai salah satu pendukung terbesar lini tersebut, akhirnya menghentikan seri Mi A melalui peluncuran Xiaomi Mi A3 sebagai penutup dari perjalanan panjang program Android One di kancah global.