Penyanyi papan atas dunia Ariana Grande kembali mencuri perhatian para penikmat musik internasional. Jelang peluncuran album studio kedelapannya yang bertajuk Petal di bawah naungan Republic Records, ia membeberkan fakta mengejutkan mengenai proses kreatif di balik karya terbarunya tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Dalam sebuah wawancara eksklusif bersama Apple Music yang direkam di sela-sela rangkaian tur konser Eternal Sunshine, pelantun lagu populer ini mengungkapkan bahwa album yang berisi 12 lagu tersebut digarap dari sudut pandang emosi yang belum pernah ia eksplorasi sebelumnya secara terbuka.
"Saya menulis dari tempat yang biasanya tidak saya jamah, yakni semacam amarah tanpa filter yang rasanya pernah dirasakan oleh kita semua," ungkap Ariana Grande menggambarkan suasana pembuatan albumnya.
Penyanyi berbakat ini juga menambahkan bahwa dirinya kerap kali merasa terlalu malu atau ragu untuk menuangkan emosi mentah tersebut ke dalam karya-karyanya di masa lalu. Berbeda dari proyek sebelumnya, ia memutuskan untuk tidak lagi menyaring liriknya agar terdengar lebih ramah atau manis demi kejujuran emosional.
Sejak pertama kali memberikan bocoran kepada para penggemarnya pada awal tahun ini, Ariana sempat menyebut bahwa nuansa album Petal terasa jauh lebih liar dan berani. Ia mendeskripsikannya sebagai sebuah fase bertumbuh di tengah situasi yang dingin, keras, serta penuh tantangan.
Selain disibukkan dengan persiapan perilisan album barunya, penyanyi peraih berbagai penghargaan bergengsi ini juga tengah menjalani tur konser utama pertamanya sejak 2019. Antusiasme para penggemar di berbagai belahan dunia pun kini tengah memuncak menantikan kejutan musikal apa saja yang disajikan dalam album Petal.