Dolly Parton meninggal dunia pada usia 80 tahun dan meninggalkan duka mendalam bagi industri hiburan global serta jutaan penggemarnya di berbagai belahan dunia.
Semasa hidupnya, ikon musik country dan aktris kenamaan tersebut dikenal luas bukan hanya karena karya seninya, melainkan juga berkat kerendahan hati serta aksi filantropinya yang masif.
Berbagai jaringan penyiaran internasional berlomba-lomba menayangkan program khusus untuk mengenang rekam jejak kariernya yang gemilang di dunia hiburan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSalah satu inisiatif sosial paling terkenal yang didirikannya adalah program Imagination Library pada tahun 1995, yang telah mendistribusikan lebih dari 300 juta buku anak demi meningkatkan literasi.
Filantropi dan Prinsip Menjauhkan Diri dari Politik
Selain kontribusinya di dunia pendidikan anak, Dolly Parton juga aktif mendanai berbagai aksi kemanusiaan termasuk bantuan korban bencana kebakaran hutan di Tennessee serta pengembangan vaksin COVID-19.
Dalam setiap wawancaranya, ia konsisten menjaga jarak dari isu-isu politik praktis demi mempertahankan perannya sebagai seorang penghibur yang merangkul semua kalangan.
"Saya belajar sejak lama, tutup mulut jika ingin tetap berada di dunia hiburan. Saya tidak masuk dalam politik, saya adalah seorang entertainer," ujar Dolly dalam sebuah wawancara arsip dengan media.
Konsistensi dalam menebar kebaikan, kesabaran, serta kepedulian sosial yang tinggi membuat sosoknya tetap dikenang sebagai salah satu figur publik paling dicintai sepanjang masa.