MoEHE summer programme sukses melibatkan 950 pelajar lebih dalam berbagai kegiatan kreativitas dan pengembangan keterampilan di Doha.
Program Musim Panas Pelajar 2026 yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan dan Pendidikan Tinggi Qatar atau MoEHE resmi berakhir setelah berjalan selama satu bulan penuh.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMengusung tema utama investasi musim panas dalam kreativitas, program ini berhasil mengumpulkan ratusan pelajar di empat pusat sekolah pemerintah dengan menyajikan lebih dari 500 jenis aktivitas edukatif, kultural, teknologi, hingga rekreasi.
Berdasarkan laporan yang dihimpun awak media, upacara penutupan yang digelar meriah turut dihadiri oleh Wakil Menteri MoEHE Dr. Ibrahim bin Saleh Al Nuaimi bersama jajaran pejabat serta para peserta didik.
Inisiatif strategis ini dirancang secara khusus untuk memperkaya liburan musim panas anak-anak muda melalui pendekatan belajar yang menyenangkan sekaligus membangun fondasi modal manusia yang tangguh sejalan dengan visi besar negara.
Dalam keterangannya, Asisten Direktur Departemen Urusan Sekolah dan Siswa Fatima Yousef Al Obaidli menyatakan bahwa pusat kegiatan musim panas ini mencerminkan komitmen kementerian dalam menciptakan lingkungan edukasi yang aman dan merangsang potensi peserta didik.
"Program ini berhasil memadukan unsur pendidikan dengan hiburan, membantu peserta memperkuat nilai tanggung jawab sosial, kerja sama tim, serta identitas nasional," ujar Al Obaidli dalam pidatonya pada acara penutupan.
Selain itu, keterlibatan 22 organisasi mitra turut memperkaya variasi pelatihan, mulai dari seni dan desain, perubahan iklim, sains, kecerdasan buatan, hingga keamanan siber.