Nicholas Ayres resmi ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan tingkat dua dan kekerasan dalam rumah tangga tingkat pertama atas kematian Destiny Dunn di sebuah kamar hotel di Columbia, Missouri, pada 12 Agustus 2026.
Pihak kepolisian Columbia memulai penyelidikan setelah menerima panggilan 911 dari pelaku sekitar pukul 15.22 waktu setempat yang melaporkan bahwa korban tampak tidak sadarkan diri.
Petugas yang tiba di lokasi kejadian menemukan korban telah meninggal dunia dengan kondisi tubuh mengalami memar parah di bagian leher, wajah, serta kelopak mata yang membengkak akibat penganiayaan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeHasil temuan bukti digital berupa rekaman video di telepon genggam pelaku menunjukkan rangkaian penganiayaan kejam yang dilakukan pelaku terhadap korban selama beberapa hari sebelum peristiwa nahas tersebut.
Rekaman Video Ungkap Aksi Keji Tersangka
Berdasarkan dokumen pengadilan, terdapat bukti rekaman dari tanggal 10 Agustus yang memperlihatkan pelaku melakukan pemukulan secara berulang selama lebih dari 1 menit serta menarik rambut korban hingga terjatuh.
Investigasi kepolisian mengungkap percakapan mencekam dalam rekaman video saat pelaku tampak mondar-mandir di kamar hotel sementara korban terdengar mengerang kesakitan sebelum akhirnya meninggal.
Pelaku sempat melakukan panggilan 911 palsu pada pukul 12.21 siang dengan dalih panggilan tidak sengaja, sekitar tiga jam sebelum akhirnya melaporkan kematian korban secara resmi kepada petugas.
Selain bukti video, tim penyidik juga menemukan adanya luka defensif pada pergelangan tangan dan bagian tubuh pelaku yang menguatkan dugaan adanya perlawanan fisik dari korban.
Saat ini Nicholas Ayres mendekam di penjara Boone County tanpa jaminan dan dijadwalkan menjalani sidang lanjutan di pengadilan setempat pada 2 September 2026 mendatang.
Keluarga korban mengenang mendiang sebagai sosok ibu yang penyayang, penuh kebaikan, serta selalu memberikan perhatian kepada orang-orang terdekat di sekitarnya.