Novel thriller psikologis The Housemaid karya Freida McFadden terbitan Bookouture pada tahun 2022 menjelma sebagai fenomena literatur global setelah mencatatkan penjualan jutaan eksemplar. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, kesuksesan buku ini tidak lepas dari masifnya perbincangan komunitas BookTok di platform TikTok serta forum diskusi daring.
Cerita bermula dari karakter Millie Calloway, seorang wanita muda dengan masa lalu kelam yang kesulitan mencari pekerjaan akibat catatan kriminal. Mengutip laporan dari berbagai sumber media internasional, Millie akhirnya menerima tawaran menjadi pelayan rumah tangga tinggal dalam untuk keluarga kaya Winchester di Long Island.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKeluarga Winchester terdiri dari Nina, suaminya Andrew, dan anak perempuan mereka Cecelia yang menghuni sebuah estate mewah. Seiring berjalannya waktu, Millie menemukan berbagai kejanggalan di rumah tersebut termasuk kamar loteng kecil miliknya terkunci dari luar serta peringatan dari tukang kebun asal Italia bernama Enzo.
Konflik semakin memanas ketika hubungan terlarang terjalin antara Millie dan Andrew di tengah perilaku tidak terduga Nina. Berdasarkan analisis awak media, alur cerita berputar secara drastis ketika terungkap bahwa Nina sengaja menjebak Millie agar bersekongkol menyingkirkan suaminya yang melakukan kekerasan psikologis.
Kesuksesan komersial buku ini mendongkrak popularitas Freida McFadden di kancah internasional hingga bertahan berminggu-minggu pada daftar buku terlaris New York Times. Gelombang popularitas ini berlanjut pada perilisan dua sekuel lanjutan serta adaptasi film layar lebar yang dibintangi oleh aktris ternama Sydney Sweeney.