One Piece Bounty Rush hadir sebagai game free-to-play action PvP real-time 4 vs 4 yang dikembangkan Sega dan diterbitkan Bandai Namco Entertainment pada 29 Maret 2018 untuk Android dan iOS. Game ini merupakan hasil kolaborasi antara Bandai Namco, Sega, Eiichiro Oda, Toei Animation, dan Shueisha yang mengusung pertempuran berbasis tim di berbagai lokasi ikonik dari seri One Piece.
One Piece Bounty Rush menampilkan dua tim yang masing-masing berisi empat pemain bertarung secara real-time untuk mengumpulkan koin terbanyak di akhir pertandingan. Setiap tim harus memasang bendera di harta karun untuk mengklaimnya, dengan tiga tipe karakter yaitu Runner yang mengumpulkan poin, Attacker yang menyerang musuh, dan Defender yang mengusir lawan dari area pertahanan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSetiap karakter dalam One Piece Bounty Rush memiliki serangan dasar dan keterampilan khusus yang dapat digunakan selama pertempuran. Serangan dasar memungkinkan pemain menyerang karakter terdekat dengan kombinasi yang jika diselesaikan akan menjatuhkan lawan, meski musuh memiliki periode tidak bisa dilukai saat bangkit. Pemain juga bisa meningkatkan level karakter dengan mengumpulkan item dari mode cerita atau medan perang.
One Piece Bounty Rush sempat mengalami masa sulit setelah rilis perdana pada 29 Maret 2018, karena game tersebut harus diambil offline pada 10 April 2018 untuk pemeliharaan jangka panjang. Namun game ini kembali hadir dengan pembaruan besar pada 31 Januari 2019 yang menghadirkan perombakan grafis dan gameplay yang lebih baik bagi para pemain.
Di sisi lain, One Piece Bounty Rush berhasil mencatatkan satu juta pemain pada masa uji coba pra-rilis dan mencapai 20 juta unduhan pada Juni 2020. Capaian ini menunjukkan antusiasme penggemar One Piece terhadap format pertarungan PvP real-time yang berbeda dari game gacha pada umumnya.
Meski populer, One Piece Bounty Rush mendapat beragam ulasan dari kritikus. Dave Aubrey dari Pocket Gamer mengaku tidak membenci game ini namun enggan kembali karena usaha yang dibutuhkan untuk meningkatkan level karakter. Dan M. Scarborough dari Blue Moon Game menilai langkah berani beralih dari gacha ke PvP real-time belum cukup menjadikan game ini layak untuk diinvestasikan waktu.