Sebagaimana diwartakan oleh media Spanyol La Vanguardia, jajaran pemerintah secara tegas membantah anggapan bahwa Perdana Menteri Pedro Sánchez telah melayangkan teguran kepada Raja Felipe VI karena belum juga mengunjungi kota otonom Ceuta.
Mengutip keterangan dari Menteri Juru Bicara Pemerintah Elma Saiz dalam konferensi pers usai Sidang Kabinet, pernyataan Sánchez sebelumnya sama sekali bukan bentuk kritik, melainkan upaya "hanya sekadar memaparkan fakta" bahwa kunjungan kerajaan terakhir ke wilayah tersebut telah berlalu dua dekade lalu.
Berdasarkan laporan yang sama, polemik ini sempat mencuat setelah pertemuan rutin musim panas antara sang Raja dan Perdana Menteri digelar. Pihak istana dan pemerintah memastikan pertemuan tersebut murni agenda terjadwal yang sama sekali tidak berkaitan dengan isu politik yang tengah hangat.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMenanggapi pertanyaan mengenai respons pihak luar terhadap dinamika perbatasan, pemerintah juga menegaskan kedaulatan penuh Spanyol atas wilayah enklave serta menolak segala spekulasi mengenai campur tangan pihak asing dalam menangani persoalan migrasi di kawasan tersebut.