Dunia komputasi modern mengenal berbagai perangkat keras penunjang data, salah satunya adalah optical disc drive atau yang biasa disingkat ODD. Perangkat keras ini memanfaatkan teknologi sinar laser atau gelombang elektromagnetik untuk membaca maupun menulis data dari dan ke kepingan disk optik.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Meskipun sebagian besar pabrikan laptop saat ini sudah jarang menyertakan penggerak disk secara langsung demi bodi yang lebih tipis, keberadaan ODD eksternal maupun internal tetap diandalkan untuk kebutuhan arsip dan pemutaran media hiburan.
Secara umum, jenis penggerak disk ini terbagi menjadi perangkat yang hanya bisa membaca data seperti CD-ROM, DVD-ROM, dan BD-ROM, hingga perangkat yang memiliki kemampuan ganda untuk membaca sekaligus merekam data ke disk kosong.
Komponen paling krusial di dalam sebuah optical disc drive terletak pada jalur optik di dalam kepala penjemput atau pickup head. Bagian ini biasanya terdiri dari Dioda laser semikonduktor, lensa pemfokus sinar, serta fotodioda guna mendeteksi pantulan cahaya dari permukaan disk.
Seiring berjalannya waktu, mekanisme pemuatan disk pada ODD juga mengalami banyak perkembangan, mulai dari sistem baki (tray-loading), slot (slot-loading), hingga tutup atas (top-loading) yang biasa dijumpai pada konsol game klasik maupun perangkat pemutar media mandiri.