Proses transfer Bernardo Silva ke Real Madrid memunculkan perdebatan hangat di kalangan pendukung setelah sang gelandang langsung menjelma sebagai pilar utama asuhan Jose Mourinho jelang musim baru La Liga. Gelandang berpengalaman tersebut didatangkan secara gratis dan diprediksi hanya menghiasi bangku cadangan, namun kenyataan di atas lapangan membuktikan sebaliknya.
Berdasarkan pengamatan Kabayan News, pemain tim nasional Portugal itu tampil sebagai pembeda sekaligus pilar paling menonjol tatkala Los Blancos memetik kemenangan tipis 1-0 atas Deportivo La Coruna dalam laga uji coba pramusim. Jose Mourinho secara terbuka menaruh kepercayaan besar kepada sang pemain untuk menjadi motor pengatur serangan di lini tengah.
Banyak pihak sempat meragukan kapasitas sang gelandang setelah melewati musim kurang memuaskan bersama Manchester City di Liga Inggris. Mengutip laporan media setempat, lonjakan ekspektasi terhadap peran vital pemain baru ini justru mencerminkan masalah pelik yang tengah melanda lini sentral tim raksasa ibukota Spanyol tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKualitas lini tengah Real Madrid menuai kritik tajam menyusul lambatnya perkembangan performa Eduardo Camavinga dalam beberapa musim terakhir. Pemain asal Prancis tersebut dinilai masih sering kehilangan posisi dan gagal menampilkan determinasi stabil saat mengawal area gelandang bertahan dalam pertandingan pramusim.
Situasi serupa dialami oleh rekan senegaranya, Aurelien Tchouameni, yang tetap mendapatkan kontrak jangka panjang hingga tahun 2030 meski performanya belum sepenuhnya memuaskan. Berdasarkan analisis Kabayan News, ketergantungan klub kepada pemain buangan klub Liga Inggris menunjukkan kemunduran standar permainan dibandingkan era kejayaan masa lalu.