Bugatti menghadapi tantangan bisnis berupa lonjakan permintaan kendaraan mewah dari para kolektor global yang jauh melampaui kapasitas produksi perusahaan asal Prancis tersebut. CEO Bugatti Mate Rimac menyatakan bahwa tingginya minat pasar membuat pihaknya harus menggandakan kapasitas produksi hingga mencapai 200 unit kendaraan per tahun.
"Kami memiliki kelebihan permintaan yang sangat besar dan pasokan yang begitu sedikit sehingga permintaan jauh lebih besar daripada apa yang dapat kami layani," ujar Rimac dalam perhelatan Monterey Car Week, dikutip dari Yahoo Finance, Rabu (20/8/2026).
Rimac menjelaskan bahwa populasi individu super kaya di seluruh dunia mencapai sekitar 300.000 orang, sementara pabrikan hanya memproduksi sekitar 100 unit mobil setiap tahunnya. Dengan angka tersebut, Bugatti saat ini melayani kurang dari 1 persen dari total populasi kalangan ultra-net-worth global.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBagi para pembeli dari kalangan elit tersebut, kepemilikan mobil Bugatti merepresentasikan simbol pencapaian tertinggi dalam hidup. "Setiap kali Anda membeli sebuah Bugatti, itu adalah pernyataan utama bahwa Anda telah berhasil," ucap Rimac menambahkan.
Program Solitaire dan Peluncuran Hypercar Destrier
Di balik produksi massal terbatas tersebut, Bugatti juga menawarkan program khusus bernama Programme Solitaire yang merakit dua unit mobil pesanan khusus atau one-off setiap tahunnya. Melalui program ini, konsumen dapat terlibat langsung dalam proses kreatif penamaan hingga perancangan desain bersama para insinyur perusahaan.
Dalam ajang Monterey Car Week, Bugatti turut memperkenalkan model eksklusif terbaru bernama Destrier yang dibangun di atas sasis mobil balap Bolide. Kendaraan bergaya warhorse tersebut dirancang dengan profil bodi ultra-rendah setinggi sedikit di atas tiga kaki serta sistem pendingin yang disesuaikan untuk penggunaan jalan raya.
Rimac menegaskan bahwa kesuksesan merek otomotif mewah ini bertumpu pada fokus utama terhadap kualitas produk yang ditawarkan kepada pelanggan tanpa menjadikan regulasi sebagai hambatan. Ia menilai regulasi industri bukan alasan untuk menghasilkan kendaraan yang buruk.
Mobil eksklusif Destrier diperkirakan memiliki banderol harga fantastis berkisar antara $15 juta hingga $20 juta atau setara dengan ratusan miliar rupiah per unit. Kehadiran model kustom ini semakin mempertegas posisi Bugatti di puncak industri otomotif global.