Penggunaan pelat nomor siluman atau ghost plates pada kendaraan sewa privat terungkap dalam operasi penegakan hukum terbaru di wilayah hukum Avon and Somerset. Petugas kepolisian khusus taksi, PC Patrick Quinton, mendapati dua kendaraan lokal yang memasang pelat modifikasi khusus untuk mengelabui sistem pembacaan kamera otomatis.
Berdasarkan laporan pengamatan Kabayan News, pelat nomor siluman tersebut dirancang secara khusus agar tidak dapat terbaca oleh teknologi Automatic Number Plate Recognition maupun sistem kamera pengawas lalu lintas lainnya. "Hari ini, saya menangani dua set pelat nomor siluman dari kendaraan sewa privat berlisensi lokal," ujar Quinton memberikan keterangan resmi.
Ia menjelaskan pelat nomor semacam itu mustahil dikenali hanya melalui penglihatan kasat mata tanpa bantuan perangkat khusus. "Pelat nomor ini tidak bisa dideteksi mata manusia dan saya memakai kamera khusus untuk menemukannya," imbuhnya menegaskan pentingnya teknologi pemindaian mutakhir dalam razia tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMenindaklanjuti temuan pelanggaran tersebut, otoritas kepolisian mengambil tindakan tegas berupa penangguhan izin operasional kendaraan secara seketika. Sebagaimana dilaporkan, lembaran pelat nomor yang bermasalah langsung disita untuk dimusnahkan guna mencegah potensi penyalahgunaan lanjutan di jalan raya.
Di sisi lain, pihak kepolisian membuka peluang bagi pengemudi yang merasa ragu mengenai keaslian pelat kendaraan mereka untuk memeriksanya secara sukarela tanpa takut terkena sanksi denda. "Jika anda ragu apakah pelat nomor kendaraan anda legal, silakan datang menemui saya dan saya akan memeriksanya," tutup Quinton.