Pramono Anung dan kepolisian mengimbau publik agar tetap tenang setelah sejumlah pusat perbelanjaan di ibu kota memasang pagar pengaman tinggi. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, pemasangan pagar besi ini sempat memicu spekulasi di tengah masyarakat terkait kekhawatiran akan potensi aksi unjuk rasa lanjutan.
Beberapa pusat perbelanjaan terkenal di Jakarta seperti Kota Kasablanka, Blok M Plaza, hingga FX Sudirman tampak memasang pagar pembatas baja di area pintu masuk mereka. Fenomena serupa juga dilaporkan terjadi di berbagai kota besar lain seperti Surabaya, Yogyakarta, dan Surakarta dalam sepekan terakhir.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMenanggapi situasi tersebut, Gubernur Jakarta Pramono Anung meminta para pengusaha agar tidak terlalu cemas berlebihan yang justru dapat memicu kepanikan warga. "Saya mengerti ada kekhawatiran karena apa yang terjadi pada Agustus tahun lalu, tetapi semoga tidak terjadi lagi dan saya yakin itu tidak akan terjadi," ujarnya saat memberikan keterangan.
Sementara itu, pihak kepolisian memastikan bahwa situasi keamanan di seluruh wilayah Jakarta dan daerah penyangga tetap aman serta terkendali. "Polisi, militer, dan Pemprov Jakarta akan terus mengamankan aktivitas masyarakat tidak hanya bulan ini tetapi untuk jangka panjang," tegas juru bicara kepolisian Budi Hermanto.
Dari analisis awak media, langkah responsif pemerintah daerah dalam berkoordinasi langsung dengan para pengusaha terbukti efektif meredam keresahan publik. Sejumlah mal di ibu kota bahkan dilaporkan telah mulai mencopot kembali pagar pembatas tersebut seiring dengan imbauan damai yang diserukan oleh pemerintah.