Eks gelandang Timnas Inggris, Paul Merson, memberikan analisis mendalam mengenai duel perempat final Piala Dunia yang mempertemukan Norway melawan England. Ia mengaku akan merasa sangat terkejut jika skuad Tiga Singa gagal meraih kemenangan dalam laga ini.
Menurut Merson, performa Inggris saat menaklukkan Meksiko di babak 16 besar patut diacungi jempol meskipun tim sempat bermain dengan 10 orang. Perjuangan keras di tengah tantangan faktor ketinggian dinilai membuktikan mentalitas tangguh skuad asuhan pelatih Thomas Tuchel.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKendati demikian, masalah cedera dan akumulasi kartu di sektor bek kanan menjadi sorotan tersendiri bagi kubu Inggris. Merson menilai perdebatan mengenai ketiadaan Trent Alexander-Arnold tidak perlu diperpanjang karena keputusan taktikal pelatih sudah final.
Menghadapi ancaman dari winger berbahaya Norway seperti Antonio Nusa, lini belakang Inggris dituntut tampil solid. Merson berharap opsi kebugaran pemain bisa segera pulih demi meredam agresivitas lawan di sisi lapangan.
Duel Ketat Harry Kane Kontra Erling Haaland
Selain aspek pertahanan, perhatian penikmat sepak bola juga tertuju pada duel antara dua penyerang haus gol, yakni Harry Kane dan Erling Haaland. Merson secara pribadi lebih memilih Kane karena kapten Inggris tersebut dinilai memiliki kemampuan membangun serangan yang lebih komplit.
Di sisi lain, Merson tetap memberikan apresiasi tinggi terhadap kolektivitas permainan Norway yang tidak hanya bertumpu pada seorang Haaland. Kontribusi pemain seperti Martin Odegaard dan Sander Berge terbukti mampu mengangkat performa tim secara keseluruhan.
Dari segi materi pemain, Merson meyakini kualitas skuad Inggris masih berada di atas lawannya pada turnamen akbar ini. Hal tersebut menjadi motivasi tambahan agar tim tidak membuang peluang emas untuk melangkah lebih jauh.
Berdasarkan analisis performa keseluruhan, Merson memprediksi Inggris mampu menuntaskan perlawanan Norway dalam waktu normal dengan skor tipis 2-1. Kemenangan wajib diraih dalam 90 menit agar peluang lolos semakin terbuka lebar.