Aksara Kapampangan adalah salah satu aksara daerah tradisional di Filipina yang digunakan secara khusus untuk menuliskan bahasa Kapampangan di wilayah Provinsi Pampanga.
Berdasarkan analisis awak media, sistem penulisan aksara ini termasuk dalam rumpun keluarga aksara Brahmi serta menjadi salah satu varian turunan dari aksara Baybayin.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSebagaimana dilaporkan dalam berbagai catatan sejarah, eksistensi aksara ini sempat didokumentasikan oleh sejumlah peneliti masa lampau seperti Cipriano Marcilla y Martin hingga kemudian diperkenalkan kembali melalui literatur modern.
Mengutip laporan terkait struktur tulisannya, aksara ini menggunakan sistem abugida yang terdiri dari tiga huruf vokal dasar serta sebelas huruf konsonan dengan aturan tanda diakritik tertentu.
Berdasarkan pengamatan tim redaksi, metode penulisan aksara tradisional ini dapat dilakukan secara horizontal maupun vertikal mengikuti kaidah ortografi yang telah diwariskan turun-temurun.