Craxism merupakan ideologi politik yang berakar dari pemikiran tokoh sosialis Italia Bettino Craxi selaku Perdana Menteri Italia pada era 1980-an sekaligus doktrin informal Partito Socialista Italiano dari 1976 hingga 1994. Berdasarkan pengamatan Kabayan News, paham ini mencakup sintesis unik antara sosial demokrasi, sosialisme tradisional, serta unsur liberal konservatisme.
Partai di bawah kepemimpinan Craxi menggeser haluan politik dari posisi kiri mendekati Partito Comunista Italiano menuju poros tengah demi membentuk koalisi pemerintahan stabil bersama Christian Democrats. Sebagaimana dilaporkan dalam catatan sejarah politik, doktrin tersebut juga mendukung privatisasi, liberalisasi pasar, kedaulatan teritorial, serta kebijakan konservatif terkait isu sosial.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePengaruh ideologi ini turut mengubah arah sosialisme Eropa menuju reformisme liberal yang ramah pasar bersama para pemimpin moderat seperti François Mitterrand dan Helmut Schmidt. Dari analisis Kabayan News, jejak pemikiran Craxism bahkan menginspirasi perombakan kebijakan partai-partai besar di luar negeri termasuk Labour Party di bawah kepemimpinan Tony Blair.
Berbagai kritik terhadap paham ini sebagian besar disuarakan oleh politikus mantan komunis serta media sayap kiri Italia menyusul pembubaran First Republic akibat skandal korupsi pada 1994. Di sisi lain, pembela utama paham tersebut mencakup tokoh-tokoh dari kubu kanan-tengah seperti Silvio Berlusconi serta kalangan politikus sosialis modern.