Kabupaten Way Kanan berada di Provinsi Lampung, Indonesia, sebagai wilayah hasil pemekaran dari Kabupaten Lampung Utara. Berdasarkan data pertengahan 2024, jumlah penduduk kabupaten ini mencapai 493.071 jiwa dengan luas wilayah mencapai 3.921,63 km².
Ibu kota kabupaten ini terletak di Blambangan Umpu yang dipilih karena posisi strategisnya di tengah wilayah. Lokasi ini memberikan kemudahan akses bagi pemerintah daerah dalam melakukan pengawasan dan pelayanan kepada masyarakat di 15 kecamatan yang tersebar.
Blambangan Umpu juga memiliki keunggulan aksesibilitas karena dilintasi jalur lalu lintas jalan darat utama serta rel kereta api. Infrastruktur tersebut menghubungkan Way Kanan dengan berbagai daerah lain, seperti Sumatera Selatan, Bengkulu, dan wilayah lain di Lampung.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBatas administratif kabupaten ini meliputi tiga wilayah di Provinsi Sumatera Selatan, yaitu Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, serta Kabupaten Ogan Komering Ilir. Wilayah ini terus melakukan pembangunan dengan semboyan Way Kanan Unggul dan Sejahtera.
Sejarah Panjang dan Pembentukan Kabupaten
Gagasan pembentukan Kabupaten Way Kanan bermula dari pertemuan pada tahun 1957 terkait rencana transmigrasi pemerintah pusat. Kewedanaan Way Kanan saat itu menerima tawaran lahan seluas 100.000 hektar dengan harapan wilayah tersebut dapat berkembang lebih cepat.
Keinginan kuat menjadikan Way Kanan sebagai kabupaten mandiri terus diperjuangkan melalui berbagai musyawarah adat dan tokoh masyarakat, termasuk peran penting Hi. Ridwan Basyah. Upaya ini membuahkan hasil dengan pembentukan Pembantu Bupati wilayah Blambangan Umpu pada 1986.
Resmi berdiri sebagai kabupaten, Way Kanan dibentuk berdasarkan Undang-undang Nomor 12 Tahun 1999 yang disahkan pada 20 April 1999. Peresmian tersebut ditandai dengan pelantikan Pejabat Bupati oleh Menteri Dalam Negeri di Jakarta pada 27 April 1999.
Tanggal 27 April kini ditetapkan sebagai hari jadi kabupaten setiap tahunnya. Saat ini, wilayah yang terdiri dari 6 kelurahan dan 221 kampung ini dipimpin oleh Bupati Ayu Asalasiyah dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan daerah.