Profil Kiboud Maulana mengulas perjalanan hidup sang maestro gitaris jazz blues legendaris asal Indonesia yang juga merupakan kakak kandung dari musisi tersohor Ireng Maulana. Lahir pada tanggal 15 Januari 1938, pemilik nama lengkap Boudewijn Maulana ini mendedikasikan seluruh hidupnya untuk industri musik tanah air hingga akhir hayatnya pada tanggal 6 Juni 2015 akibat komplikasi diabetes melitus.
Berdasarkan catatan sejarah musik Indonesia, Kiboud mengawali perjalanan seni dengan mempelajari biola klasik sebelum mantap memilih instrumen gitar. Pada era tahun 1960-an, ia sempat terjun ke jalur musik rock and roll dengan membentuk grup band bernama The Young Boys yang rutin menjuarai berbagai ajang kompetisi band masa itu.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMenurut pengamatan awak media dari berbagai literatur musik, karier Kiboud semakin bersinar emas ketika bergabung bersama band legendaris Eka Sapta. Bersama para musisi besar seperti Bing Slamet, Idris Sardi, dan sang adik Ireng Maulana, ia sukses melahirkan karya monumental termasuk lagu Kelip-kelip yang menampilkan petikan gitar khas bergaya Wes Montgomery.
Sebagaimana dilaporkan dalam catatan sejarah seni suara, titik balik karier Kiboud terjadi saat ia beralih total menekuni genre jazz berkat kolaborasi bersama maestro seperti Jack Lesmana dan Bubi Chen. Puncaknya, ia sukses membawa nama Indonesia ke panggung internasional dengan berpartisipasi dalam Berlin Jazz Festival di Jerman tahun 1967 serta North Sea Jazz Festival di Belanda tahun 1994 bersama The Jakarta All Stars.