Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Profil Pemilihan Umum 2004, Sejarah...
BERITA

Profil Pemilihan Umum 2004, Sejarah Pemilu Langsung Pertama Indonesia

By Redaksi Kabayan News • 3 min read • 11 Agustus 2026
Suasana pemungutan suara pemilihan umum presiden langsung tahun 2004 di Indonesia

Suasana pemungutan suara pemilihan umum presiden langsung tahun 2004 di Indonesia

Pemilihan Umum 2004 merupakan tonggak sejarah baru dalam konstelasi politik Indonesia karena untuk pertama kalinya menyelenggarakan pemilihan presiden dan wakil presiden secara langsung oleh rakyat. Pesta demokrasi yang berlangsung dalam dua putaran pada 5 Juli dan 20 September 2004 tersebut akhirnya dimenangkan oleh pasangan Susilo Bambang Yudhoyono dan Muhammad Jusuf Kalla.

Sebelumnya, kursi kepresidenan diduduki oleh Megawati Soekarnoputri yang naik takhta menggantikan Abdurrahman Wahid melalui mekanisme MPR. Pada pemilu presiden tahun 2004, Megawati kembali maju sebagai calon petahana dan harus bersaing ketat dengan sejumlah tokoh nasional, termasuk mantan menteri kabinet sekaligus purnawirawan jenderal Susilo Bambang Yudhoyono.

Berdasarkan aturan yang berlaku, pencalonan presiden dan wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu legislatif yang memenuhi ambang batas perolehan suara nasional. Pasangan calon terpilih wajib mengantongi suara lebih dari 50 persen dengan sebaran dukungan minimal di berbagai provinsi di seluruh tanah air.

Pada putaran pertama, Susilo Bambang Yudhoyono memimpin perolehan suara terbanyak dan kemudian mengungguli Megawati pada putaran kedua dengan perolehan suara mencapai 60,62 persen dari total suara sah nasional. Ia kemudian dilantik secara resmi sebagai presiden keenam Republik Indonesia pada 20 Oktober 2004.

Dinamika Pencalonan dan Perjalanan Politik Pemilu 2004

Megawati soekarnoputri

Perjalanan menuju Pemilihan Umum 2004 diwarnai oleh berbagai dinamika politik pasca amandemen Undang-Undang Dasar 1945 yang menghapuskan kursi khusus militer di DPR serta mengubah sistem pemilihan presiden menjadi langsung. Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencatat ada banyak pasangan calon potensial yang mendaftarkan diri setelah melalui proses verifikasi yang ketat.

Salah satu dinamika menarik terjadi pada pasangan Abdurrahman Wahid dan Marwah Daud dari Partai Kebangkitan Bangsa yang dinyatakan tidak lolos pemeriksaan kesehatan oleh KPU. Kondisi tersebut memaksa partai politik pengusung untuk melakukan penyesuaian strategi dalam menghadapi persaingan ketat di bursa pencalonan presiden.

Partai Golkar yang keluar sebagai pemenang dalam pemilihan legislatif sebelumnya turut mengusung pasangan Wiranto dan Salahuddin Wahid setelah melalui konvensi internal partai. Kehadiran tokoh-tokoh dari berbagai latar belakang militer, organisasi Islam, hingga lembaga hak asasi manusia memperketat persaingan perebutan pengaruh suara pemilih.

Melalui serangkaian tahapan pemungutan suara yang panjang dan transparan, Pemilihan Umum 2004 berhasil membuktikan kematangan demokrasi Indonesia di era reformasi. Penyelenggaraan pemilu langsung ini sekaligus menjadi fondasi kuat bagi sistem ketatanegaraan modern Republik Indonesia.

Topics
pemilu 2004 pilpres 2004 susilo bambang yudhoyono megawati soekarnoputri sejarah indonesia demokrasi kpu politik
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.