Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Profil Peter Mandelson, Arsitek New...
BERITA

Profil Peter Mandelson, Arsitek New Labour yang Jatuh Karena Skandal Epstein

By Redaksi Kabayan News • 3 min read • 9 Agustus 2026
Peter Mandelson mantan menteri Inggris yang terjerat skandal Jeffrey Epstein

Peter Mandelson mantan menteri Inggris yang terjerat skandal Jeffrey Epstein

Peter Benjamin Mandelson atau dikenal sebagai Baron Mandelson lahir pada 21 Oktober 1953 di Hendon, Middlesex. Ia merupakan seorang politikus senior, lobiis, serta diplomat asal Inggris yang pernah memegang berbagai jabatan penting di kabinet pemerintahan Britania Raya. Berdasarkan catatan sejarah politik, Mandelson adalah salah satu tokoh utama di balik kebangkitan Partai Buruh atau New Labour di bawah kepemimpinan Tony Blair pada era 1990-an.

Latar belakang keluarga Mandelson sangat lekat dengan dunia politik dan media. Ayahnya, George Norman Mandelson, bekerja sebagai manajer iklan surat kabar The Jewish Chronicle serta perwira militer pada masa Perang Dunia Kedua. Sementara itu, ibunya merupakan putri dari Herbert Morrison, seorang tokoh penting Partai Buruh yang pernah menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri dan pemimpin Dewan County London. Mandelson menempuh pendidikan tingginya di St Catherine's College, Universitas Oxford, dengan mendalami bidang filsafat, politik, dan ekonomi.

Karier politik Mandelson melesat pesat ketika ia ditunjuk sebagai direktur komunikasi Partai Buruh oleh Neil Kinnock pada tahun 1985. Berkat strategi media yang inovatif, ia sering dijuluki sebagai salah satu pelopor konsultan citra politik atau spin doctor di Inggris dengan julukan Prince of Darkness. Setelah terpilih menjadi anggota Parlemen untuk daerah pemilihan Hartlepool pada tahun 1992, Mandelson memainkan peran sentral dalam memenangkan pemilu bagi Tony Blair pada tahun 1997.

Selama perjalanan kariernya di pemerintahan, Mandelson sempat menduduki berbagai posisi strategis seperti Menteri Tanpa Portofolio, Menteri Perdagangan dan Industri, Menteri Urusan Irlandia Utara, serta Komisaris Perdagangan Eropa. Ia juga diangkat menjadi anggota House of Lords pada tahun 2008 untuk mendampingi kabinet Gordon Brown sebagai Menteri Bisnis. Berdasarkan analisis awak media, keahlian diplomasinya membuatnya dipercaya kembali untuk menjabat sebagai Duta Besar Inggris untuk Amerika Serikat pada tahun 2025 di bawah pemerintahan Perdana Menteri Keir Starmer.

Kendati memiliki pengaruh politik yang sangat kuat, rekam jejak Mandelson kerap diwarnai berbagai kontroversi dan skandal. Ia tercatat pernah dua kali mengundurkan diri dari jabatannya sebagai menteri pada akhir tahun 1990-an dan awal tahun 2000-an akibat persoalan pinjaman dana pribadi serta konflik kepentingan. Puncak kejatuhan kariernya terjadi pada September 2025 ketika hubungannya dengan terpidana kasus pelanggaran seksual anak Jeffrey Epstein kembali mencuat ke publik, berujung pada pemecatannya sebagai duta besar.

Pengunduran diri dari keanggotaan Partai Buruh serta House of Lords dilakukan oleh Mandelson setelah otoritas kepolisian Metropolitan membuka penyelidikan resmi atas dugaan kebocoran informasi sensitif negara kepada Epstein. Pengamat politik menilai kejatuhan Mandelson menandai akhir dari era politikus kawakan yang pernah mendefinisikan ulang arah kebijakan Partai Buruh modern di panggung politik internasional.

Topics
peter mandelson labour party new labour jeffrey epstein keir starmer house of lords inggris politik
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.