Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Profil Production I.G, Studio di...
BERITA

Profil Production I.G, Studio di Balik Ghost in the Shell

By Redaksi Kabayan News • 3 min read • 7 Agustus 2026
Logo Production I.G dan ilustrasi karakter Ghost in the Shell

Logo Production I.G dan ilustrasi karakter Ghost in the Shell

Production I.G merupakan salah satu studio animasi Jepang paling berpengaruh yang berdiri pada 15 Desember 1987. Studio yang berkantor pusat di Musashino, Tokyo ini didirikan oleh produser Mitsuhisa Ishikawa dan desainer karakter Takayuki Goto dengan nama awal I.G Tatsunoko, cabang dari raksasa animasi Tatsunoko Production.

Nama I.G sendiri diambil dari inisial kedua pendirinya, yaitu "I" dari Ishikawa dan "G" dari Goto. Pada September 1993, studio resmi berganti nama menjadi Production I.G dan mulai beroperasi secara independen. Sejak 2007, Production I.G menjadi anak perusahaan dari IG Port yang juga menaungi Wit Studio.

Production I.G dikenal sebagai rumah bagi sejumlah kreator besar seperti Mamoru Oshii dan Kenji Kamiyama. Studio ini memproduksi berbagai film layar lebar, serial televisi, OVA, ONA, hingga animasi untuk video game seperti seri Tales dari Bandai Namco.

Karya-karya Production I.G mendapat pengakuan internasional, salah satunya Ghost in the Shell yang pada 1996 berhasil menduduki peringkat pertama tangga lagu penjualan video Billboard di Amerika Serikat. Film sekuelnya, Ghost in the Shell 2: Innocence, bahkan menjadi nominasi di Festival Film Cannes.

Sejarah dan Perkembangan Production I.G

Pengaruh Production I.G meluas hingga ke Hollywood. Film The Matrix dari Wachowski bersaudara terinspirasi dari Ghost in the Shell. Sementara itu, sutradara Quentin Tarantino begitu terkesan dengan Blood: The Last Vampire hingga meminta langsung studio ini menggarap animasi untuk Kill Bill Vol. 1.

Production I.G lahir dari tim produksi serial Zillion yang dikerjakan Ishikawa bersama sejumlah animator berbakat. Setelah proyek itu rampung, Ishikawa memutuskan membentuk studio agar timnya tetap bisa bekerja bersama dengan dukungan dari Kyoto Animation.

Pada awal kemerdekaannya, Production I.G masih menerima pekerjaan subkontrak dari studio lain. Namun, kesuksesan menggarap OVA dan film Patlabor arahan Mamoru Oshii mengantarkan studio ini ke posisi terkemuka di industri animasi Jepang.

Ishikawa kemudian mendirikan perusahaan Ing pada 1990 untuk menangani hak cipta dan pendanaan. Langkah ini memungkinkan Production I.G berinvestasi dalam karya sendiri, termasuk menjadi kontraktor utama untuk Patlabor 2 pada 1993 dan turut berinvestasi di Neon Genesis Evangelion.

Topics
production i.g studio anime ghost in the shell psycho-pass mitsuhisa ishikawa ig port animasi jepang wit studio mamoru oshii kill bill
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.