Profil Raden Panji Soeroso mengulas jejak pengabdian seorang tokoh besar Indonesia yang berjasa dalam proses persiapan kemerdekaan hingga pemerintahan awal Republik. Berdasarkan catatan sejarah, tokoh kelahiran Sidoarjo pada 3 November 1893 ini telah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional Indonesia lewat Surat Keputusan Presiden Nomor 81/TK/1986.
Perjalanan politik Soeroso bermula jauh sebelum kemerdekaan ketika dirinya diangkat menjadi anggota Volksraad pada tahun 1924. Memasuki masa pendudukan Jepang, ia dipercaya menjabat sebagai Kepala Tata Usaha dalam Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan sekaligus Wakil Ketua Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia mendampingi Radjiman Wedyodiningrat.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePasca Proklamasi Kemerdekaan Indonesia tahun 1945, Presiden Soekarno menunjuk Soeroso sebagai Gubernur Jawa Tengah pertama sebelum kemudian mengemban amanah sebagai Menteri Dalam Negeri. Dari pengamatan tim redaksi, kiprah politik Soeroso tidak hanya berpusat pada pemerintahan pusat dan daerah, melainkan juga meluas ke sektor kesejahteraan pegawai negeri.
Selain aktif di kementerian, Soeroso dikenal luas sebagai Bapak Koperasi Pegawai Negeri Republik Indonesia karena perannya mendirikan sekaligus memimpin induk koperasi tersebut. Pengabdian panjang sang tokoh pejuang ini ditutup dengan berbagai penghargaan bintang kehormatan sebelum ia wafat pada 16 Mei 1981.