Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Profil Radio Republik Indonesia,...
BERITA

Profil Radio Republik Indonesia, Sejarah Panjang Radio Publik

By Redaksi Kabayan News • 2 min read • 9 Agustus 2026
Gedung Kantor Pusat Radio Republik Indonesia di Jakarta

Gedung Kantor Pusat Radio Republik Indonesia di Jakarta

Radio Republik Indonesia atau RRI adalah jaringan radio dan televisi publik berskala nasional di Indonesia yang didirikan pada tanggal 11 September 1945 dan diperingati sebagai Hari Radio. Status RRI bersama TVRI merupakan lembaga penyiaran publik yang menjadi jaringan radio tertua sekaligus salah satu media tertua yang masih beroperasi di tanah air. Kini, RRI menjalankan lima jaringan radio dengan stasiun tersebar di seluruh Indonesia, siaran radio internasional, saluran televisi, serta portal daring.

Sebelum kelahiran RRI, dunia penyiaran di Hindia Belanda diramaikan sejumlah stasiun radio swasta maupun bentukan kolonial seperti Batavase Radio Vereniging hingga NIROM. Masuknya pendudukan Jepang pada Maret 1942 mengubah lanskap penyiaran secara drastis melalui pembubaran radio swasta dan penerapan siaran terpusat lewat Hoso Kanri Kyoku. Jepang memanfaatkan radio sebagai alat propaganda perang, melarang penggunaan bahasa asing, serta memperketat pengawasan terhadap masyarakat agar tidak mendengarkan siaran luar negeri.

Momentum proklamasi kemerdekaan pada tahun 1945 mendorong para pemuda merebut sarana komunikasi penting ini untuk memperluas berita kemerdekaan Indonesia. Para pejuang radio menyadari urgensi penguasaan gelombang udara guna mengantisipasi kembalinya tentara Sekutu dan Belanda. Berkat prakarsa para tokoh perintis termasuk Abdulrahman Saleh, sebuah rapat penting digelar pada 11 September 1945 di Jakarta yang melahirkan Piagam 11 September 1945 serta menetapkan berdirinya RRI.

Perjalanan awal RRI diwarnai dinamika politik dan struktur organisasi hingga akhirnya resmi ditetapkan sebagai lembaga pemerintah di bawah Departemen Penerangan pada 1 April 1946. Sejak saat itu, RRI memegang peranan vital sebagai corong informasi resmi negara sekaligus pengemban misi menyuarakan eksistensi Indonesia ke kancah internasional di tengah kecamuk Revolusi Nasional Indonesia.

Perjuangan Para Perintis di Balik Kelahiran RRI

Para perintis radio di berbagai daerah bergerak cepat mengamankan stasiun penyiaran dari tangan pendudukan Jepang demi menyebarluaskan berita kemerdekaan. Meskipun sempat mendapat keraguan dari pemerintah pusat yang khawatir memicu konfrontasi terbuka dengan Sekutu, tekad bulat para pemuda tidak surut.

Rapat bersejarah pada dini hari tanggal 11 September 1945 di rumah Adang Kadarusman di Menteng Dalam, Jakarta, menjadi tonggak utama pembentukan RRI. Pertemuan yang dihadiri 17 orang tersebut secara resmi menunjuk Abdulrahman Saleh sebagai pemimpin pertama lembaga penyiaran publik ini.

Deklarasi yang dihasilkan dalam pertemuan tersebut menghasilkan Tri Prasetya RRI yang hingga kini menjadi pedoman dasar pengabdian para angkasawan dan angkasawati. Komitmen tersebut menegaskan fungsi RRI sebagai media penyiaran yang berpihak sepenuhnya kepada kepentingan persatuan dan kesatuan bangsa.

Pengambilalihan stasiun Hoso Kyoku berjalan lancar di berbagai kota seperti Jakarta, Surakarta, Yogyakarta, Bandung, Semarang, dan Purwokerto meski sempat menemui hambatan di Surabaya. Keberhasilan tersebut memastikan suara Republik Indonesia tetap mengudara dan didengar oleh seluruh rakyat di tengah situasi perang kemerdekaan.

Topics
radio republik indonesia rri sejarah rri lembaga penyiaran publik hari radio abdulrahman saleh tri prasetya rri hoso kyoku sejarah indonesia media massa
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.