Profil serial Kera Sakti mengulas kembali drama televisi legendaris asal Hong Kong yang diadaptasi dari novel klasik abad ke-16 berjudul sama. Serial populer ini dibintangi oleh jajaran aktor papan atas seperti Dicky Cheung, Kwong Wah, Wayne Lai, serta Evergreen Mak.
Diproduksi oleh stasiun televisi TVB, serial tersebut pertama kali mengudara melalui saluran TVB Jade di Hong Kong pada bulan November 1996. Kesuksesan besar di negeri asal membawa serial ini menembus pasar internasional, termasuk Indonesia.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDi Indonesia, serial legendaris ini pertama kali tayang di layar kaca Indosiar pada tahun 1997 dan langsung mencuri perhatian penonton setia. Seiring berjalannya waktu, beberapa stasiun televisi nasional lain seperti Rajawali Televisi dan Trans7 turut menayangkan ulang drama tersebut.
Popularitas serial ini juga didukung oleh lagu tema versi bahasa Indonesia garapan Sindikat 31 yang sangat ikonik. Hingga kini, kisah perjalanan Sun Go Kong bersama para pengikutnya tetap menjadi salah satu tontonan nostalgia paling berkesan bagi masyarakat.
Perjalanan Penayangan dan Sekuel Serial Kera Sakti
Perjalanan penayangan serial Kera Sakti di Indonesia mencatatkan sejarah tersendiri dengan beberapa kali perpindahan stasiun televisi penyiaran. Stasiun TV RTV dan Trans7 pernah menghadirkan kembali memori masa kecil pemirsa lewat penayangan ulang berseri.
Meskipun mengalami beberapa penyesuaian regulasi sensor dari lembaga penyiaran saat penayangan ulang, antusiasme penonton terhadap aksi kera sakti tetap tinggi. Hal tersebut membuktikan daya tarik cerita klasik ini tidak pernah luntur oleh zaman.
Kesuksesan musim pertama mendorong rumah produksi melahirkan sekuel bertajuk Journey to the West II pada tahun 1998. Perubahan pemeran utama sempat terjadi pada sekuel tersebut karena kendala kontrak kerja sama antara aktor Dicky Cheung dan pihak TVB.
Dicky Cheung kemudian kembali memerankan karakter kera legendaris tersebut dalam serial terpisah berjudul The Monkey King Quest for the Sutra pada tahun 2002. Berbagai variasi versi penayangan ini memperkaya sejarah panjang perjalanan waralaba drama televisi tersebut.