Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Profil Sky Betting & Gaming, Raksasa...
BERITA

Profil Sky Betting & Gaming, Raksasa Judi Online Asal Inggris

By Redaksi Kabayan News • 3 min read • 6 Agustus 2026
Logo Sky Betting and Gaming dengan latar belakang kota Leeds

Logo Sky Betting and Gaming dengan latar belakang kota Leeds

Sky Betting & Gaming merupakan perusahaan judi online berbasis di Inggris yang berkantor pusat di Leeds, West Yorkshire. Perusahaan yang beroperasi dengan nama dagang Bonne Terre Limited ini memiliki lima merek andalan, yaitu Sky Bet, Sky Vegas, Sky Casino, Sky Poker, dan Sky Bingo. Kini Sky Betting & Gaming berada di bawah naungan Flutter Entertainment, raksasa judi global yang juga mengelola merek-merek ternama lainnya. Perjalanan panjang perusahaan ini diwarnai berbagai transaksi akuisisi senilai miliaran poundsterling.

Sejarah Sky Betting & Gaming dimulai pada Juli 2000 ketika BSkyB mengakuisisi Sports Internet Group yang mencakup perusahaan judi online Surrey Sports. Setelah direbranding pada Juli 2002, Surrey Sports berganti nama menjadi Sky Bet. Perusahaan terus berkembang dan pada Desember 2006, BSkyB membeli 365 Media Group yang kemudian mengonsolidasikan Total Bet dan UK Betting ke dalam Sky Bet. Langkah ekspansif ini memperkuat posisi Sky Bet di pasar judi olahraga online Inggris.

Pada 2015, Sky plc melepas sekitar 80 persen saham Sky Betting & Gaming kepada CVC Capital Partners dengan nilai transaksi 600 juta poundsterling. Sky tetap memegang 20 persen saham dan menyepakati lisensi jangka panjang untuk penggunaan merek Sky. Tiga tahun kemudian, CVC dan Sky menyetujui penjualan Sky Betting & Gaming ke The Stars Group dengan harga fantastis 3,4 miliar poundsterling. Akuisisi ini kemudian berlanjut ketika Flutter Entertainment membeli The Stars Group pada 2020, menjadikan Sky Betting & Gaming bagian dari portofolio perusahaan raksasa tersebut.

Sky Vegas menjadi andalan perusahaan di segmen kasino online sejak diluncurkan pada Maret 2003 dengan tiga permainan awal. Layanan ini berkembang pesat dan sempat memiliki saluran TV khusus di Sky channel 864 sebelum akhirnya direbranding pada 2011. Sky Vegas kini berlisensi dari Alderney Gambling Control Commission dan menjadi salah satu merek kasino online paling dikenal di Inggris. Sementara itu, Sky Bet tetap menjadi tulang punggung bisnis di segmen taruhan olahraga dengan operasi utama dari Leeds.

Perjalanan Akuisisi dan Denda yang Mewarnai Bisnis Judi Sky

Perjalanan Sky Betting & Gaming tidak lepas dari sanksi regulator. Pada Maret 2022, UK Gambling Commission mendenda Bonne Terre Limited sebesar 1,17 juta poundsterling atas pelanggaran kode perlindungan sosial. Investigasi menemukan perusahaan mengirimkan email promosi Sky Vegas ke 41.395 pemain yang telah melakukan self-exclusion dan 249.159 pelanggan yang memilih berhenti menerima email. Pada 2025, pengadilan Inggris juga memutuskan perusahaan menggunakan data pelanggan secara tidak sah dan menargetkan pemasaran kepada pelanggan dengan kecanduan judi, yang akan diajukan banding oleh Flutter Entertainment.

Transaksi akuisisi besar menjadi bagian penting dari pertumbuhan Sky Betting & Gaming. Setelah dijual ke CVC Capital Partners pada 2015, perusahaan terus menunjukkan kinerja impresif hingga akhirnya dibeli The Stars Group dengan valuasi 3,4 miliar poundsterling pada 2018. Akuisisi ini menjadi salah satu transaksi terbesar di industri judi online Eropa. Kini di bawah Flutter Entertainment, Sky Betting & Gaming tetap mempertahankan merek Sky dengan lisensi dari Sky Limited.

Sektor kasino online Sky Vegas menjadi kontributor pendapatan signifikan bagi perusahaan. Layanan yang dimulai dengan tiga permainan sederhana kini telah berkembang menjadi platform kasino digital dengan ribuan pengguna aktif. Keberhasilan Sky Vegas tidak lepas dari strategi pemasaran agresif dan inovasi produk yang terus diperbarui. Namun, strategi pemasaran ini pula yang menyebabkan perusahaan berurusan dengan regulator pada 2022 atas pelanggaran aturan perlindungan konsumen.

Kasus hukum pada 2025 menjadi pukulan bagi reputasi Sky Betting & Gaming. Pengadilan Inggris memutuskan perusahaan telah menggunakan data pelanggan secara tidak sah, termasuk menargetkan pemasaran kepada individu dengan masalah kecanduan judi. Putusan ini memicu kecaman dari kelompok advokasi Clean Up Gambling yang sebelumnya mengajukan keluhan pada 2024. Flutter Entertainment selaku induk perusahaan menyatakan akan mempertimbangkan banding atas putusan tersebut.

Topics
sky betting & gaming sky bet sky vegas judi online flutter entertainment cvc capital partners uk gambling commission perusahaan judi inggris denda judi kasino online
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.