Stasiun Juanda merupakan stasiun kereta api kelas II terletak di Jalan Ir. H. Juanda 1, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Berada pada ketinggian plus 15 meter, stasiun ini melayani KRL Commuter Line serta terintegrasi langsung dengan Halte TransJakarta Juanda di sebelah selatan.
Berdasarkan catatan sejarah, bangunan tersebut merupakan bagian dari ruas pertama jalur kereta api Batavia menuju Buitenzorg yang diresmikan oleh Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij pada 15 September 1871. Pada masa kolonial hingga pendudukan Jepang, fasilitas ini sempat dikenal sebagai Halte Noordwijk sebelum berganti nama menjadi Stasiun Pintu Air.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMemasuki akhir dekade 1980-an, kawasan tersebut mengalami perombakan besar-besaran untuk proyek jalur layang segmen Manggarai hingga Jakarta Kota. Proyek senilai ratusan miliar rupiah itu akhirnya diresmikan oleh Presiden Soeharto pada tanggal 5 Juni 1992 sekaligus menandai era baru transportasi massal berbasis rel di ibu kota.
Selain melayani naik turun penumpang harian, lantai dasar bangunan ini juga berfungsi sebagai kantor pusat PT Kereta Commuter Indonesia. Perusahaan operator tersebut mengelola seluruh operasional layanan kereta api lokal dan komuter di wilayah Jabodetabek dari lokasi strategis ini.
Tata Letak Modern dan Ciri Khas Stasiun Juanda
Infrastruktur stasiun modern ini memiliki total dua jalur kereta api aktif dengan konfigurasi jalur layang elevated track. Arsitektur bangunannya mempertahankan ciri khas panel berwarna biru langit pada dinding semenjak proyek pembangunan jalur layang rampung dikerjakan.
Meskipun sempat mengalami pengecatan ulang pada bagian tiang peron menjadi biru pucat, warna biru langit kembali diaplikasikan pada tahun 2022 guna mempercantik estetika bangunan. Nuansa warna tersebut menjadi identitas visual yang mudah dikenali oleh para pengguna jasa komuter line setiap harinya.
Integrasi antarmoda menjadi salah satu keunggulan utama stasiun ini karena kedekatannya dengan halte bus rapid transit serta pusat aktivitas komersial di kawasan Pasar Baru. Ribuan penumpang dapat dengan mudah berpindah moda transportasi tanpa harus berjalan jauh keluar area stasiun.
Peran strategis tersebut menjadikan simpul transportasi ini tidak pernah sepi dari mobilitas warga urban yang mengandalkan ketepatan waktu perjalanan kereta api listrik di tengah padatnya lalu lintas Jakarta.