Langkah Three Lions di turnamen bergengsi ini harus terhenti secara dramatis di babak semifinal. Berdasarkan laporan jurnalis Daniel Marland dari Sportbible, gol pembuka dari Anthony Gordon pada menit ke-55 sempat membangkitkan asa pendukung England untuk menyaksikan tim kesayangan mereka melangkah ke final Piala Dunia pertama sejak 1966.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Namun, keunggulan tersebut sirna setelah Argentina bangkit pada menit-menit akhir pertandingan. Enzo Fernandez berhasil menyamakan kedudukan lewat tendangan kerasnya lima menit sebelum laga usai, disusul gol penentu kemenangan dari Lautaro Martinez dua menit kemudian yang memastikan kemenangan dramatis bagi tim tango.
Dari pantauan redaksi, keputusan manajer Thomas Tuchel untuk mengubah formasi menjadi lima bek di pertengahan babak kedua justru menjadi bumerang. Taktik bertahan ini memberikan ruang bagi Argentina untuk mendominasi permainan, terutama dengan pergerakan Lionel Messi yang menyumbang asis untuk kedua gol kemenangan Argentina.
Meskipun menelan kekalahan pahit, bek kanan Djed Spence menjadi pemain yang paling menonjol dalam laga yang digelar di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta ini. Spence dinilai layak mendapat rating 8 dari 10 berkat performa impresifnya, termasuk melakukan tekel krusial yang menggagalkan peluang emas Giuliano Simeone.
Menurut penilaian tim redaksi, beberapa pemain lain seperti Jordan Pickford, Declan Rice, Elliot Anderson, dan Morgan Rogers tampil cukup solid dengan nilai 7. Sebaliknya, kapten Harry Kane mendapatkan nilai terendah yaitu 5 akibat performa yang kurang maksimal di lini serang sepanjang pertandingan.